Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Peringatan Ketua Umum PSSI Erick Thohir: Tindakan Tegas Terhadap Wasit 'Kotor' di Liga Indonesia

I Putu Suyatra • Kamis, 28 September 2023 | 13:13 WIB
Ketum PSSI Erick Thohir ketika ditemui awak media pada acara PSSI Partner Summit di kawasan Jakarta, Rabu (27/9/2023).
Ketum PSSI Erick Thohir ketika ditemui awak media pada acara PSSI Partner Summit di kawasan Jakarta, Rabu (27/9/2023).

JAKARTA, BALI EXPRESS - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Erick Thohir memberikan peringatan keras terhadap wasit di Liga Indonesia yang terlibat dalam tindakan tidak etis atau permainan "kotor."

Pernyataan itu disampaikan ketika ditanya soal kontroversi keputusan wasit saat memimpin pertandingan Liga Indonesia.

Yang terbaru terjadi Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll dan Riko Simanjuntak protes keputusan wasit saat timnya melawan Bali United.

"Wasit itu juga manusia. Kita sudah dorong wasit itu ada BPJS Kesehatan. Terjamin. Belum pernah ada selama berinvestasi,” katanya.

“Pendanaan buat wasit, ya maksudnya secara dia meniup sudah standar yang bagus. Kalau ternyata wasitnya masih kotor, ya kita penjarakan," tegasnya pada acara PSSI Partner Summit di kawasan Jakarta, Rabu (27/9).

Erick Thohir juga mengungkapkan kesiapannya untuk bekerja sama dalam membersihkan elemen kotor dalam sepak bola nasional.

"Jangan saling tuduh-tuduh, tetapi nggak ada bukti. Buktiin. Sekarang kita sudah punya Satgas Mafia Bola. Mereka bisa punya hotline sekarang," katanya.

Dia bahkan menegaskan bahwa dia siap untuk dipanggil oleh Satgas jika ada dugaan kecurangan yang melibatkan dirinya.

"Saya pun siap dipanggil sama satgas kalau ada kecurangan saya," tegasnya.

Sementara itu, Erick Thohir juga menyoroti isu tentang kemungkinan dirinya menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2024.

"Gini, jangan dicampur bola sama politik. Kita sudah sampaikan beberapa kali. Tugas saya sebagai Ketua PSSI sampai 2027," kata Erick Thohir dengan jelas menegaskan bahwa ia tidak ingin mencampuradukkan urusan sepak bola dengan politik, sambil menggarisbawahi komitmennya sebagai Ketua Umum PSSI hingga tahun 2027.

Erick Thohir juga menjelaskan pandangannya tentang perannya dalam dunia politik dengan perumpamaan.

"Karena saya tidak pernah menempatkan diri saya sebagai politisi. Ya, saya bekerja sebagai public servant. Ya, saya melayani, saya bekerja untuk Pak Jokowi, pemerintahan," jelasnya.

Dia menegaskan fokusnya pada tugas-tugas yang ada di depannya, termasuk persiapan Piala Dunia (U-17.

"Saya fokus yang di depan mata aja. Sekarang ada Piala Dunia (U-17) fokusnya situ aja," katanya.

Editor : I Putu Suyatra
#liga indonesia #erick thohir #pssi