DENPASAR, BALI EXPRESS – Laga di pentas Liga 2 Indonesia 2023/2024 antara Persijap Jepara melawan PSCS Cilacap menimbulkan kejadian heboh.
Dua pemain Persijap Jepara, Andriyas Fransisco dan Iqmal Nur Samsu dihukum berat oleh Komdis PSSI yaitu dilarang bermain selama 6 bulan plus denda Rp25 juta.
Dipantau di Instagram @pengamatsepakbola, hal tersebut karena kedua pemain dianggap protes berlebihan dan kekerasan kepada perangkat pertandingan setelah match melawan PSCS Cilacap pada 30 September 2023 lalu. Dan sanksi tersebut baru dirilis oleh Komdis PSSI.
Hanya saja, kedua pemain merasa hukuman ini terlalu berat karena hanya protes dan tidak ada sampai memukul wasit.
Namun fakta lain mengungkapkan hal ini ketika akun @forumwasitindonesia membubuhkan data terkait pertandingan ini.
“Setelah kita konfirmasi ke perangkat pertandingan tersebut memang layak hukuman seperti itu. Bagaimana tidak, wasit mau masuk ruang wasit malah di kunci sama Panpel. Wasit juga tertahan di lorong, wasit juga dapat kena tendang dan di tarik kesana kemari dalam lorong. Informasinya ga cuma pemain aja yg dapat denda,” tulis akun @forumwasitindonesia.
Kemudian akun itu juga menulis nama beserta denda yang diberikan kepada oknum yang terlibat. “Manajer : 25jt, Iwan Kitman : 25jt, Iqmal : 25jt, Chico : 25jt, Ass Coach : 25jt, Klub : 10jt, Panpel : 15jt, Klub : 15jt,” tulisnya.
Komentar inipun menuai beragam tanggapan pro dan kontra, bahkan mencapai 200 lebih respon. Ada yang setuju dengan hal ini, namun tak sedikit juga yang sinis dengan wasit di Indonesia yang dinilai masih banyak kekurangan. (*)
Editor : I Dewa Made Krisna Pradipta