DENPASAR, BALI EXPRESS - Salah satu pemain asing andalan Bali United, Privat Mbarga, mengalami penurunan nilai pasar yang mencolok.
Penurunan ini kemungkinan disebabkan oleh performa yang menurun selama musim 2023/2024.
Berdasarkan data dari situs Transfermarkt, nilai pasar Privat Mbarga turun drastis menjadi sebesar Rp5,65 miliar, menunjukkan penurunan sebesar Rp434,54 juta dari nilai sebelumnya pada tanggal 10 Maret 2022 yang mencapai Rp6,08 miliar.
Selama musim Liga 1 2023/2024, Privat Mbarga tampil dalam 30 pertandingan, namun hanya mampu mencetak 7 gol serta 4 kali berperan sebagai assist.
Meskipun sering menunjukkan protes kepada wasit, Privat tetap tergolong sebagai pemain disiplin dengan hanya menerima 4 kartu kuning sepanjang musim.
Di kancah internasional, Privat juga menunjukkan performa yang cukup baik dengan catatan 5 pertandingan dan 2 gol dalam ajang AFC Cup.
Selain itu, dia juga mencetak satu gol saat menghadapi Lee Man FC dalam Playoff Liga Champions Asia.
Pada catatan penting, Privat Mbarga pernah mengalami perlakuan rasis dan ancaman pembunuhan dari sebagian oknum suporter saat Bali United menghadapi Persija Jakarta.
Namun, hal ini tidak memengaruhi mentalnya, dan ia menyerahkan kasus tersebut kepada pihak berwajib.
Bukti keteguhannya terlihat dari performa gemilang setelah insiden tersebut, di mana ia mencetak gol dalam dua pertandingan beruntun.
Privat bergabung dengan Bali United pada musim 2021/2022 saat Liga 1 masih diatur dalam format bubble karena pandemi.
Sejak saat itu, ia telah mencatatkan total 94 penampilan di berbagai kompetisi dengan koleksi 30 gol dan 23 assist.
Berikut adalah biodata singkat Privat Mbarga:
- Nama lengkap: Jean Marie Privat Befolo Mbarga
- Tempat, tanggal lahir: Douala, Kamerun, 7 Januari 1992
- Tinggi: 1,68 meter
- Posisi: Sayap
- Kewarganegaraan: Kamboja (naturalisasi)
- Nilai pasar: Rp5,65 miliar