BALIEXPRESS.ID - Era baru sepak bola Indonesia di bawah kepemimpinan Erick Thohir semakin terlihat. Dalam Kongres Biasa PSSI 2024 yang diadakan di Jakarta, Erick mengumumkan rencana gebrakan besar yakni pembentukan Liga 4!
"Liga harus bisa bertransformasi. Ada yang salah jika liga kita sekarang nomor 28 di Asia dan nomor 6 di Asia Tenggara," tegas Erick.
Langkah ini dinilai sebagai terobosan untuk meningkatkan mutu sepak bola Tanah Air.
Liga 4 diharapkan menjadi wadah bagi talenta-talenta muda untuk unjuk gigi dan memajukan sepak bola Indonesia dari akar rumput.
"Kehadiran Liga 4 bisa menjadi opsi mencari bibit-bibit terbaik pesepak bola Indonesia," ujar Erick.
Selain Liga 4, Erick juga mengumumkan beberapa langkah lain untuk memajukan sepak bola Indonesia, antara lain, pertama penambahan kuota pemain asing di Liga 1 menjadi delapan nama dengan tujuan agar klub-klub Liga 1 2024/2025 bisa bersaing di Asia dan meningkatkan peringkat kompetisi Indonesia.
Kedua, peningkatan nilai Liga 1 dengan penggunaan VAR. VAR telah digunakan sejak babak Championship Series Liga 1 2023/2024 dan akan terus diperbaiki untuk meningkatkan kualitas kompetisi.
Ketiga, komitmen untuk keselamatan suporter. PSSI ingin memastikan para suporter dapat pulang dengan selamat setelah menonton pertandingan, dengan meningkatkan tanggung jawab kompetisi dan klub.
"Kami harus berjalan cepat seperti kereta cepat di mana penumpangnya merasakan kenyamanan dan selamat sampai tujuan," tutup Erick.
Langkah-langkah berani Erick ini disambut antusias oleh para stakeholder sepak bola Indonesia.
Diharapkan dengan gebrakan-gebrakan ini, sepak bola Indonesia dapat kembali berjaya di kancah internasional.
Akan tetapi di kalangan netizen ada yang bersikap sinis. Mereka menilai Liga 4 belum diperlukan. Justru lebih baik memperbaiki Liga 3 dan kompetisi liga pemuda agar berlangsung reguler dalam satu musim.
Di Indonesia memang sudah ada EPA atau Elite Pro Academy. Akan tetapi tidak berlangsung dalam satu musim yang panjang. Melainkan digelar seperti turnamen dalam waktu pendek. Sehingga bibit pesepak bola muda kurang jam terbang.
Beberapa netizen menyampaikan di kolom komentar Erick Thohir:
"Maaf... saya kurang tahu mengenai liga 1 indonesia.. apakah ada under 21 dan under 17? Kalo gak ada, buat pak. biar kayak di luar (negeri)," kata @marsha6681
"Saran Pak, Gulirkan Piala Indonesia,Piala Presiden,dan Piala community Shield. piala indonesia dibuat kayak fa cup, Piala presiden dibuat kayak carabou cup, dan community Shield ditemukan sama juara liga 1 dan juara liga Indonesia Pak," ujar @ferddy_yuhuu13
"Pak Liga 3 aja kacau parah apalagi Liga 4, mending jalanin dulu piala liga domestik, liga putri, sama EPA Academy," tandas @hsaanfriq_
"Liga 1 + Piala Presiden + Piala Indonesia," tandas @graflyana24
"Copa/ piala indo/ FA cup ke mana pak?" ujar @zaqi_desu96. ***
Editor : Y. Raharyo