BALIEXPRESS.ID - Jangan main-main dengan netizen Indonesia. Ketika kehendak mereka tak sesuai, siap-siap kolom komentar dipenuhi hujatan. Seperti dialami Bali United.
Niat hati ingin mempublikasi Turnamen Internasional Bali 7S di Bali United Training Center, Pantai Purnama, Gianyar, malah diserang oleh netizen.
Hal ini didasari karena Bali United yang kabarnya ingin mendatangkan winger naturalisasi Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen.
Seperti diketahui, Ragnar Oratmangoen tak dibutuhkan lagi oleh pelatih FC Groningen di Liga Belanda.
Hal ini menandakan Ragnar Oratmangoen harus mencari klub baru. Di tengah pencarian itu, kemudian muncul rumor jika Bali United sedang mengincarnya.
Apalagi, ditambah statamen CEO Yabes Tanuri yang bisa saja mendatangkan pemain naturalisasi ke Bali United, seperti yang sudah pernah dilakukan kepada Irfan Bachdim dan Stefano Lilipaly dahulu.
Praktis, akun Bali United pun diserang habis-habisan oleh netizen.
"Biarkan Ragnar berkembang di sepakbola yang lebih canggih broh. Disini kungfu nya yang canggih," seloroh akun @attah__a
"Jangan ganggu Ragnar Oratmangoen," tulis akun @smttywrbenmanjensen dengan huruf capslock.
"Jangan ganggu Ragnar Oratmangoen!! STOP beli pemain diaspora asal Eropa," kelakar akun @andhika_may_hartono_jr.
Kemudian akun @yogi_praaa memberikan pesan menohok kepada Bali United.
"Coba terbitkan pemain muda, jangan coba rekrut pemain timnas Indonesia, biarlah pemain kita maju di Eropa. Kami tahu kalian mampu rekrut pemain mahal, tapi setidaknya jangan pemain timnas yang direkrut. Biarlah pemain timnas kita berkarir di Eropa. Salam dari Medan bung," tulisnya.
Itulah sebagain cibiran netizen kepada Bali United dan mewanti agar tak merekrut Ragnar Oratmangoen.
Netizen atau fans timnas Indonesia khawatir Ragnar akan mengalami penurunan performa jika bermain di Liga 1. (*)
Editor : I Made Mertawan