Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Rumput Kandang Timnas Indonesia Direvitalisasi Total, Netizen: Seperti Nanam Padi hingga Dipakai untuk Konser Lagi

I Dewa Made Krisna Pradipta • Jumat, 28 Juni 2024 | 15:02 WIB
Proses revitalisasi rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno  yang merupakan kandang Timnas Indonesia.
Proses revitalisasi rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno  yang merupakan kandang Timnas Indonesia.

BALIEXPRESS.ID - Pengelola Stadion Utama Gelora Bung Karno atau Stadion GBK baru-baru ini merevitalisasi total rumput dengan diganti menggunakan rumput baru.

Namun sayang, proses penggantian rumput kandang Timnas Indonesia itu mendapat ejekan dari netizen dan kritikan keras dari pengamat sepak bola nasional.

Dilansir dari unggahan instagram @love_gbk, proses perbaikan yang dilakukan meliputi pemeriksaan laboratorium, sterilisasi media tanam, leveling media tanam, penanaman rumput, proses grow-in dan perawatan intens, serta uji fungsi dan monitoring visual lapangan. 

Dalam proses tersebut, pihak pengelola melibatkan stakeholder, tim dan tenaga ahli di bidangnya dan mereka telah berpengalaman saat persiapan Piala Dunia U20 di Indonesia pada 2023 lalu. 

Tapi apa? Netizen malah mengkritik keras. Di kolom komentar, banyak dibubuhkan tanggapan negatif. 

"Untuk sekelas GBK pengerjaan rumputnya masih manual ya. Buat angkat rumput lama aja masih pakai pacul," tulis akun @muharamulhaq.

"Sumpah, revitalisasi rumputnya kayak orang mau nanam padi ya, masih pakai old school banget. Cari dong vendor yang bagus, hahaha," tulis @sepakbolaidbisa.

"Nanti dipakai konser lagi ga H-14 sebelum Timnas main? Hehe," ujar akun @pemainketurunan.id.

Selain netizen, salah satu pengamat sepakbola, Justinus Lhaksana juga memberikan kritik pedas terkait revitalisasi rumput GBK ini. 

"Stadion modern itu rumputnya pakai roll, tinggal digelar. Ini bukan sawah pake ditanam. Bukannya management GBK pernah keluar negeri untuk studi banding?????? Hadehhhhh," tulis Justinus Lhaksana di X (dulu Twitter).

Rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno sempat mendapat sorotan tajam karena dinilai kualitasnya buruk untuk sekelas pertandingan Kualifikasi Piala Dunia.

Diduga, rumput rusak karena sebelum laga timnas digunakan untuk menggelar konser dan acara lainnya. 

Bahkan, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengkritik jika stadion sepakbola hanya digunakan untuk kegiatan sepak bola saja. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#timnas indonesia #Stadion Gelora Bung Karno