BALIEXPRESS.ID - Kiper baru Bali United, Fitrul Dwi Rustapa berpotensi besar akan bernasib sama dengan kiper Muhammad Ridho yang pindah ke PS Barito Putera. Yakni hanya jadi camat alias cadangan mati di Bali United.
Dia terancam hanya jadi kiper pelapis Adilson Maringa yang menjadi kiper utama Bali United.
Meski demikian, Fitrul mengaku merasa senang saat mengikuti latihan perdana yang dilakoni oleh skuad pada Selasa 2 Juli 2024 di Bali United Training Center Pantai Purnama, Gianyar.
Mantan penjaga gawang Persib Bandung ini sangat senang karena disambut hangat oleh keluarga barunya di Bali United.
"Saya bersyukur bisa bergabung dengan tim sekelas Bali United dan disambut baik oleh manajemen, tim pelatih, ofisial dan rekan dalam tim," katanya.
Dia mengaku datang dari pengalaman bersama tim sebelumnya.
"Dan berharap bisa membantu tim ini sesuai target yang ingin dicapai musim ini," ungkap Fitrul.
Kiper yang baru saja merasakan juara Liga 1 2023/2024 ini pun tidak mempermasalahkan ketika harus bersaing dengan sosok kiper utama yang melekat dengan Adilson Maringa.
Kiper asal Garut, Jawa Barat ini mengaku siap bersaing dengan Maringa untuk mengawal mistar gawang Serdadu Tridatu di musim baru ini.
"Saya datang ke sini (Bali United) dengan pengalaman dan motivasi tinggi. Setiap tim pasti ada persaingan untuk bisa mendapat tempat utama, tetapi saya dengan ikhlas dan siap bersaing secara sehat," tandasnya.
Dia akan berupaya bersaing dengan Adilson Maringa. Walau demikian, Fitrul tidak mempermasalahkan apabila nantinya dia tidak terpilih sebagai kiper utama.
"Saya pasti akan dukung siapa pun yang akan dipercaya dan menampilkan permainan terbaik ketika dipercayakan oleh pelatih," terang Fitrul.
Selain Fitrul, pemain lokal baru lainnya yaitu Bagas Adi juga turut bergabung dalam latihan perdana sore tadi.
Namun ada beberapa nama pemain lain yang belum bergabung seperti Elias Dolah, Privat Mbarga, dan Adilson Maringa.
Selama dua musim di Persib Bandung, pemain asal Garut ini hanya dimainkan dalam 12 laga. Termasuk tiga laga di Piala Indonesia.
Sembilan laga lainnya adalah 2 laga di musim 2022/2023, dan 7 laga di musim 2023/2024. Bukan capaian yang bagus untuk seorang kiper senior yang kini sudah berusia 29 tahun.
Selama dua musim, dia kalah saing dari Teja Paku Alam maupun Kevin Ray Mendoza. ***