BALIEXPRESS.ID - Pelatih Bali United Stefano Cugurra memang kerap meledak-ledak ketika mendampingi tim.
Dari pinggir lapangan, ia sering bereaksi tajam ketika pemain Bali United mendapat pelanggaran yang tak digubris oleh pengadil lapangan.
Hasilnya, pelatih asal Brasil itu sering mendapat hadiah kartu kuning karena ucapannya yang dianggap memprovokasi atau menghina perangkat pertandingan.
Kejadian itu bermula ketika striker Everton Nascimento terjatuh di kotak penalti di penghujung laga.
Teco yang melihat hal itu langsung merespon dengan keras dan berharap terjadinya penalti.
Wasit cadangan yakni Asep Yandis mendengar hal tersebut lalu melaporkan ke wasit utama di tengah lapangan yang dipimpin Nendi Rohaendi.
Tanpa ampun, Nendi kemudian mengeluarkan kartu kuning dari sakunya untuk mengganjar Teco.
Bahkan, setelah kartu dikeluarkan, terjadi adu mulut tambahan antara Stefano Cugurra dengan Nendi Rohaendi.
Di laga tersebut, Bali United secara mengejutkan dipermalukan Arema FC dengan skor tipis 0-1. (*)
Editor : I Made Mertawan