BALIEXPRESS.ID- Bali United secara mengejutkan tumbang oleh Arema FC di laga perdana Grup B Piala Presiden 2024, Minggu (21/7/ 2024).
Lebih memalukan lagi, Bali United kalah di hadapan pendukung sendiri di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Kekalahan tipis 0-1 itu kian menambah amarah supporter Bali United, khususnya Semeton Dewata terhadap gaya bermain asuahan Stefano Cugurra.
Mereka menilai pemain baru yang diracik dengan gaya lama, hasilnya tetap sama saja.
Hal itulah yang ditumpahkan suporter di media sosial usai Bali United menelan kekalahan.
Sosok Stefano Cugurra menjadi sasaran kritik karena permainan Bali United dianggap monoton dari musim ke musim.
"Di bawah pelatih yang baik, pemain buruk pun akan berguna. Tetapi di bawah pelatih yang buruk, pemain terbaik pun akan kocar-kacir," tulis akun @endra_outcaster di Instagram Bali United.
"Pemain baru, strategi mu masih cara lama bapak Teco," sesal akun @yoandihm.
"Titik terendah seorang manusia adalah ketika menonton pertandingan Bali United sampai full time," kelakar @gedeadut_.
"Ci ngelah senjata canggih tapi orang zaman batu kuno ne nganggo (kamu punya senjata canggih tapi orang zaman batu kuno yang memakai)," tulis akun @wijayananesa_.
Itulah segelintir amarah suporter Bali United usai melihat tim kesayangannya tak bisa berkutik di depan Arema FC.
Gaya bermain Teco yang template dengan permainan bola-bola panjang sering dipermasalahkan oleh suporter.
Selain itu, strategi tersebut memang tak efektif di beberapa pertandingan yang sudah dijalani. (*)
Editor : I Made Mertawan