BALIEXPRESS.ID - Nomor punggung 10 di sepak bola tergolong nomor paling keramat.
Pemain dengan nomor punggung 10 dianggap paling menonjol di tim dan diharapkan menjadi sosok yang diandalkan di lini depan.
Begitu juga dengan pemain Bali United Privat Mbarga yang musim ini menggunakan nomor punggung 10.
Pelatihnya, Stefano Cugurra bahkan menaruh harapan tinggi kepada top skor sementara Bali United tersebut.
Meski penggunaan nomor 10 itu terlihat sepele, namun di mata Stefano Cugurra, hal tersebut adalah sesuatu yang besar dan penting.
Pelatih asal Brasil itu memiliki pandangan tersendiri terhadap Privat Mbarga dengan nomor 10 yang ia kenakan saat ini.
"Dia sebelumnya datang dengan sejarah sebagai top skor Liga Kamboja musim 2019 memiliki 36 gol dan 16 gol di musim 2020," kata Teco Cugurra.
Pelatih dengan 3 trofi Liga 1 Indonesia ini pun turut senang dengan Privat Mbarga yang bisa kembali percaya diri setelah memakai nomor punggung 10 serta berhasil mencetak brace di laga pembuka Bali United melalui laga tandang ke markas Persik Kediri lalu.
Harapan besar pun dibebankan untuk Privat agar bisa menjadi salah satu pilar penting buat tim Serdadu Tridatu di musim ini.
"Mudah-mudahan musim ini dengan nomor punggung 10, dia bisa cetak banyak gol untuk Bali United dan memberikan assist ke teman lainnya agar hasil positif menyertai dalam tim," harap Coach Teco.
Sebelumnya, Privat Mbarga dua setengah musim memakai nomor 37.
Pada awal kedatangannya di tengah musim 2021/2022, nomor 10 tersebut masih digunakan oleh Stefano Lilipaly.
Kemudian hengkangnya pemain naturalisasi tersebut ke Borneo FC Samarinda, nomor punggung 10 berpindah ke gelandang asing asal Brasil, Eber Bessa.
Hingga akhirnya pada musim 2024/2025 ini, nomor punggung 10 resmi menjadi milik pemain kelahiran Kamerun tersebut setelah Eber resmi berpisah dengan Serdadu Tridatu.
"Musim ini memang nomor punggung 10 kosong dan saya memakai nomor tersebut di jersey saya. Kebetulan sebelum bermain di sini (Bali United) saya sudah pernah bermain di Kamboja dengan nomor ini," ungkap Privat Mbarga.
Privat Mbarga sendiri datang bergabung dengan Bali United setelah berseragam Svay Rieng, klub Kamboja yang pernah menjadi lawan Serdadu Tridatu di AFC Cup 2020. (*)
Editor : I Made Mertawan