BALIEXPRESS.ID - Aksi heroik dilakukan pasukan Serdadu Tridatu kala insiden menimpa Yance Sayuri saat Malut United FC menghadapi Bali United, pada Sabtu 21 September 2024 di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Pemain Timnas Indonesia itu terkapar usai dadanya mendapat hantaman bola dari tendangan Mitsuru Maruoka.
Jika tidak ditangani langkah medis yang tepat, tentu hal yang tidak diinginkan bisa saja terjadi.
Berdasarkan informasi resmi oleh tim dokter Malut United FC, Yance tidak sadarkan diri setelah mengalami benturan di area dada hingga leher yang terkena bola tendangan tersebut.
Lidah Yance juga sempat tertelan saat insiden yang disaksikan langsung oleh para pemain di dalam lapangan.
Ketika lidah seorang pemain tertelan, tentu jalur pernapasan akan terhenti dan membutuhkan pertolongan pertama untuk mengantisipasi hal yang lebih buruk terjadi.
Saat insiden itu, beberapa pemain Bali United dari bangku cadangan mencoba menolong dengan berbagai cara.
Terlihat Luthfi Kamal dan Komang Tri berlari membawa oksigen dari belakang bench pemain ke tengah lapangan. Tim medis Bali United juga menangani pertolongan pertama karena saat itu berada dekat dari posisi Yance yang terjatuh.
Kemudian ada Rahmat yang berlari memanggil Ambulans agar Yance segera dibawa ke rumah sakit.
Kapten Bali United, Ricky Fajrin mengaku prihatin dengan insiden yang terjadi di lapangan tersebut, apalagi dialami oleh rekan sejawatnya di lapangan hijau.
"Saya mewakili teman-teman dari Bali United mengaku prihatin atas insiden ini. Mudah-mudahan Yance segera pulih dan bisa bermain kembali di lapangan," ujar Ricky.
Pasca pertandingan berakhir, Ricky Fajrin bersama Rahmat, tim medis dan manajemen Serdadu Tridatu langsung mengunjungi Yance Sayuri yang berada di rumah sakit.
Pertandingan ini sendiri berakhir dengan skor 1-4 dimenangkan oleh Bali United FC atas tuan rumah Malut United FC.
Editor : Nyoman Suarna