Anita Jacoba Gah, Anggota DPR RI yang Sentil Timnas Indonesia Lakukan Blunder; Sebut NTT Gudang Atlet di Indonesia, Tapi Ini Faktanya
I Dewa Made Krisna Pradipta• Selasa, 5 November 2024 | 17:16 WIB
Yabes Roni (kiri) pesepakbola asal NTT yang cukup sukses berkarir di sepakbola nasional bersama Bali United.
BALIEXPRESS.ID - Anita Jacoba Gah, namanya mendadak ramai di media sosial terutama di kalangan pecinta sepakbola Indonesia. Anggota DPR RI Komisi X Dapil NTT ini menyinggung soal proses naturalisasi yang terus menerus dilakukan oleh PSSI.
Menurutnya, naturalisasi itu menjadi yang terakhir kali dilakukan karena terus menerus mengambil atlet dari luar sedangkan Indonesia tak kekurangan atlet. Bahkan, di daerah asalnya disebutkan Anita juga merupakan gudangnya atlet.
"Kita tidak miskin atlet. Kami dari NTT, meskipun dari daerah tertinggal namun gudangnya atlet," ujar Anita Jacoba Gah dalam rapat kerja proses naturalisasi Kevin Diks dan dua pesepakbola wanita.
Akibatnya, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat ini pun menuai hujatan dari netizen Indonesia, khususnya fans garis keras Timnas Indonesia.
Anita Jacoba Gah nampaknya melakukan blunder besar. Netizen kemudian mengulik prestasi dunia olahraga NTT di kancah nasional.
Dilihat dari prestasi NTT di event olahraga nasional terdekat yakni PON XXI/2024 yang telah berakhir di Sumatera Utara dan Aceh pada bulan September lalu, prestasi NTT bisa dibilang tak terlalu mencolok.
Provinsi tetangga NTB ini finish di peringkat 19 nasional dari 30 an provinsi. NTT total meraih 7 emas, 13 perak, dan 16 perunggu.
Sementara khusus untuk tim sepakbola NTT di PON XXI lalu, mereka hanya bisa mencapai babak 8 besar setelah dikalahkan Jawa Timur dengan skor 1-0.
Netizen pun mulai memunculkan nama pesepakbola NTT yang berkarir bagus di nasional, terutama Liga 1. Dari sekian nama, hanya beberapa saja yang sempat eksis lalu namanya pudar seperti Alsan Sanda, Alfonsius Kelvan, dan Yabes Roni Malaifani.
Uniknya, ketiga nama tersebut sempat membela Bali United, namun hanya Yabes Roni saja yang masih bertahan. Itupun Yabes selama 9 tahun membela Bali United, lebih sering menjadi pemain cadangan. (*)