Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Taktik Stefano Cugurra Sudah Terbaca, Eks Pelatih Persib Ungkap Cara PSBS Biak Kalahkan Bali United

Y. Raharyo • Rabu, 6 November 2024 | 01:17 WIB
Mitsuru Maruoka dibuat tak berkutik saat lawan PSBS Biak di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Dia adalah motor serangan Bali United.
Mitsuru Maruoka dibuat tak berkutik saat lawan PSBS Biak di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Dia adalah motor serangan Bali United.

BALIEXPRESS.ID - PSBS Biak berhasil mengalahkan tim papan atas Bali United pada pekan ke-10 BRI Liga 1 2024/25. Tim berjuluk Badai Pasifik ini sukses menumbangkan Bali United dengan skor 2-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Minggu (3/11) sore.

Kemenangan ini membuat PSBS Biak, menembus 10 besar klasemen sementara dengan perolehan 15 poin, menduduki posisi ke-10.

Kemenangan PSBS Biak tidak terlepas dari taktik cermat yang diterapkan oleh Emral Abus, pelatih berpengalaman dan mantan pelatih Persib Bandung.

Salah satu strategi utama yang diterapkan Emral adalah pendekatan disiplin dalam mengendalikan pergerakan gelandang kunci Bali United, Mitsuru Maruoka.

Menurut Emral, menghentikan pergerakan Maruoka, yang juga berasal dari Jepang, adalah kunci untuk menghambat serangan Bali United.

Taktiknya adalah dia meminta pemain PSBS Biak asal Jepang untuk menjaga Mitsuru Maruoka.

“Memang Taki [pemain PSBS] dan Mitsuru [pemain Bali United] asal Jepang. Jadi, kita sampaikan pada Taki untuk menjaga Mitsuru agar tidak bergerak bebas seperti saat melawan Persis. Kalau sudah terjaga, yang lain akan berpengaruh,” ujar Emral.

Taki, yang merupakan nama panggilan Takuya Matsunaga, pemain Jepang di lini tengah PSBS, memainkan peran penting dengan sukses membatasi ruang gerak Maruoka. Dia pernah bermain di Persipura Jayapura.

Mitsuru Maruoka bermain penuh dalam laga tersebut. Dia terus dijaga Taki yang juga bermain waktu penuh.

Upaya Teco memasukkan Kenzo Nambu pada menit 72 menggantikan Everton tak membuahkan hasil. 

Emral menyadari kekuatan serta karakter pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, yang memiliki disiplin dan karakter kuat sebagai pelatih, sebuah kekuatan yang menjadikan Bali United tim yang tangguh di liga.

“Sebenarnya tidak mudah. Saya akui Teco adalah pelatih yang bagus dan berkarakter. Saya pernah bersamanya saat bermain di Singapura dan Melbourne, jadi saya tahu betul dia orang yang sangat baik dan disiplin. Itulah yang membuat Bali United menjadi tim yang kuat,” tutur Emral.

Di bawah komando Emral, PSBS Biak tampil lebih agresif dan efektif, menciptakan lebih banyak peluang berbahaya dibandingkan Bali United.

Dari catatan pertandingan, Bali United hanya berhasil menciptakan tiga peluang serangan serius, selebihnya PSBS yang mendominasi.

“Alhamdulillah, anak-anak melakukannya dengan baik sehingga mereka [Bali United] tidak bisa berbuat apa-apa,” tambah Emral, mengekspresikan kepuasannya atas performa anak asuhnya.

Dengan kemenangan ini, PSBS Biak semakin percaya diri untuk menghadapi laga-laga berikutnya di BRI Liga 1, melanjutkan momentum kemenangan dan mengamankan posisi di papan tengah klasemen.

Kekalahan ini juga membuat Bali United turun ke posisi 4 di klasemen sementara Liga 1 di bawah Borneo FC, Persebaya Surabaya, dan Persib Bandung. Bali United memiliki 20 poin, sama dengan Persib. Namun Borne dan Persebaya masing-masing 21 poin. ***

Editor : Y. Raharyo
#mitsuru maruoka #psbs biak #bali united #persib bandung #stefano cugurra