BALIEXPRESS.ID - Meski Erick Thohir sudah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI sejak 2023, hasil survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan bahwa hampir separuh warga Indonesia tidak mengetahui bahwa Erick Thohir ketum PSSI. Bahkan, mayoritas orang Madura hingga Bugis tidak tahu.
Fakta ini menunjukkan bahwa peran Erick di PSSI belum sepenuhnya diketahui masyarakat luas.
Direktur Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Muhtadi, menjelaskan bahwa hanya 59,6 persen responden yang tahu Erick Thohir adalah Ketua Umum PSSI, sementara 40,4 persen lainnya tidak tahu atau belum pernah mendengar informasi tersebut.
“Pertanyaannya sederhana: apakah responden tahu atau pernah dengar bahwa Erick Thohir adalah ketua umum PSSI periode 2023-2027,” ujar Burhanudin dalam rilis yang disiarkan dalam kanal youtube lembaganya, Selasa (5/11/2024).
Dilihat dari demografi, seperti gender dan jenis kelamin, survei ini juga menunjukkan perbedaan pengetahuan masyarakat tentang Erick Thohir sebagai ketum PSSI.
Sebanyak 70,7 persen laki-laki mengetahui Erick Thohir sebagai ketum PSSI, namun di kalangan perempuan hanya 48,6 persen yang tahu. Artinya ada 51,4 persen perempuan ata emak-emak yang tidak tahu sama sekali Erick Thohir sebagai ketum PSSI.
"Laki-laki cenderung tahu Pak Erick ketum PSSI, sedangkan perempuan di bawah 50 persen," katanya.
Burhanudin menduga sepak bola masih belum terlalu populer di kalangan perempuan. Termasuk juga sepak bola wanita belum populer. Sehingga sepak bola perlu dipopulerkan di kalangan perempuan.
Dari sisi usia, kelompok di atas 55 tahun tercatat lebih banyak yang tidak tahu (54 persen), sementara responden berusia di bawah 55 tahun mayoritas sudah mengetahui Erick Thohir sebagai ketum PSSI.
"Problem Pak Erick sebagai posisi beliau di PSSI adalah kedikenalan di segmen perempuan di kelompok usia tua," katanya.
Hasil survei juga memperlihatkan perbedaan signifikan di antara etnis. Etnis Madura menempati posisi tertinggi dalam persentase yang tidak tahu Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI, yakni 75,8 persen.
Etnis Bugis berada di bawahnya, yakni menunjukkan persentase yang tinggi, dengan 73,4 persen tidak tahu. Di kalangan etnis Minang, 55,7 persen responden juga tidak tahu jabatan Erick di PSSI.
Sebaliknya, responden dari etnis Jawa, Sunda, Batak, Betawi, dan Melayu umumnya tahu peran Erick di PSSI, dengan angka di atas 50 persen yang mengenalinya sebagai ketua umum.
"Berdasarkan etnik, etnis Bugis belum cukup tahu bahwa Pak Erick ketum PSSI. Minang dan Madura juga," tandasnya.
Burhanudin menjelskan, di antara mereka yang tahu Erick Thohir sebagai ketum PSSI, kepuasan terhadap kinerjanya sangat tinggi. Sebanyak 94,5 persen responden menyatakan puas, dengan rincian 29,6 persen merasa sangat puas dan 64,8 persen cukup puas. Hanya 4,5 persen yang kurang atau tidak puas.
Survei ini dilakukan pada 10-15 Oktober 2024 dan melibatkan 1.200 responden yang diambil menggunakan metode simple random sampling. Survei mencakup 38 provinsi di Indonesia, dengan margin of error ±2,9 persen. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka. ***
Editor : Y. Raharyo