Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

WADUH! Suporter Sepak Bola Indonesia Rusuh Lagi, Pecahkan Kaca IGD Rumah Sakit saat Bentrok: Begini Kejadiannya

Nyoman Suarna • Jumat, 7 Februari 2025 | 00:42 WIB
PECAH KACA IGD: Pintu kaca IGD RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi pecah akibat dilempar batu oleh rombongan suporter. Sementara salah satu korban tawuran suporter mendapatkan jahitan di kepala.
PECAH KACA IGD: Pintu kaca IGD RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi pecah akibat dilempar batu oleh rombongan suporter. Sementara salah satu korban tawuran suporter mendapatkan jahitan di kepala.

BALIEXPRESS.ID – Kerusuhan antar suporter kembali terjadi usai laga panas antara Persipur Purwodadi vs Persabi Boyolali di Stadion Krida Bhakti, Selasa (4/2/2025).

Bentrokan tak hanya terjadi di dalam stadion, tetapi berlanjut hingga ke luar arena, bahkan menyebabkan kaca pintu IGD RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi pecah akibat lemparan batu!

Kejadian ini bermula sekitar pukul 17.30 WIB, saat pertandingan usai dan kedua kelompok suporter, SPINK (suporter Persipur) dan GARAS (suporter Persabi), diminta meninggalkan stadion.

Namun, saat dalam perjalanan pulang, kedua kelompok justru bertemu dan bentrokan pun pecah.

Mereka saling kejar dan melempar batu, menyebabkan dua suporter mengalami luka di kepala.

Kericuhan semakin parah ketika beberapa suporter GARAS yang melarikan diri memasuki rumah sakit untuk mencari perlindungan.

Namun, suporter lawan justru mengejar hingga ke dalam IGD, dan dalam insiden tersebut, kaca pintu IGD pecah akibat lemparan batu.

Pasca insiden, belasan suporter GARAS yang bersembunyi di dalam rumah sakit langsung diamankan oleh petugas keamanan dan polisi.

Mereka kemudian didata serta dimintai keterangan terkait peristiwa ini.

Sementara itu, dua korban mengalami luka akibat lemparan batu, yaitu Rio, warga Penawangan, terkena lemparan batu di kepala.

David, suporter GARAS asal Desa Guci, Kecamatan Godong, mengalami luka serupa di kepala saat bentrokan pecah di stadion.

David mengungkapkan bahwa saat dirinya berusaha melarikan diri dari tawuran, kepalanya sudah berlumuran darah hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Saksi mata sekaligus penjaga IGD RS Panti Rahayu Yakkum, Yosef, mengungkapkan bahwa situasi di rumah sakit sempat mencekam saat bentrokan berlanjut.

"Ada korban yang dibawa ke IGD untuk dirawat. Tapi kemudian teman-temannya datang bergerombol di sini. Tidak lama, suporter lawan lewat dan memprovokasi hingga terjadi lempar-lemparan batu," jelasnya.

Kerusuhan mencapai puncaknya saat salah satu suporter melempar batu ke arah IGD hingga kaca pecah. Setelah itu, kelompok pelaku langsung melarikan diri dengan konvoi kendaraan.

Sementara itu, suporter yang berlindung di rumah sakit akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian dan dibawa ke Polres Grobogan dengan truk Dalmas untuk diperiksa lebih lanjut.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih menyelidiki insiden ini serta mencari dalang utama di balik bentrokan suporter yang kembali mencoreng wajah sepak bola Indonesia. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#bentrok #rumah sakit #kaca #pecah #suporter #igd #sepak bola