Pesan Khusus Manajer Timnas Indonesia untuk Sang Pelatih di Tengah Gelombang Tagar #PatrickKluivertOut Jelang Duel Lawan Bahrain
I Putu Suyatra• Minggu, 23 Maret 2025 | 18:52 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert (kiri) bersama Alex Pastoor (kanan) memperhatikan anak asuhnya berlatih jelang pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Madya, komplek GBK.
BALIEXPRESS.ID – Kegagalan Timnas Indonesia menghadapi Australia dengan kekalahan telak 1-5 di Sydney langsung memicu gelombang kritik terhadap Patrick Kluivert.
Tagar #PatrickKluivertOut pun menggema di media sosial sebagai bentuk kekecewaan suporter terhadap performa Garuda di bawah kepemimpinan legenda Belanda itu.
Publik mempertanyakan keputusan PSSI yang memecat Shin Tae-yong—pelatih yang sebelumnya mampu menahan Australia 0-0 dan mengalahkan Arab Saudi 2-0.
Kini, sorotan tajam tertuju pada Kluivert, yang diharapkan membawa Timnas Indonesia ke level lebih tinggi, namun justru mengalami kekalahan memilukan di laga besar pertamanya.
Diamnya Kluivert dan Pesan dari Manajemen
Hingga saat ini, Kluivert belum memberikan tanggapan terkait desakan mundur yang ramai di media sosial.
Namun, manajer tim, Sumardji, memastikan bahwa sang pelatih tetap fokus menghadapi laga berikutnya melawan Bahrain pada 25 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).
"Saya sudah sampaikan kepada Patrick, kita ini satu tim, satu tujuan. Tidak usah hiraukan yang di luar, fokus ke pertandingan berikutnya," ujar Sumardji.
Manajemen juga meminta publik untuk memberi waktu kepada Kluivert.
Mereka menilai perjalanan menuju mimpi besar—lolos ke Piala Dunia—adalah proses panjang yang tidak bisa dinilai hanya dari satu pertandingan.
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert (kiri) bersama anak asuhnya saat latihan jelang pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Madya, komplek GBK, Senayan, Sabtu (22/3/2025).
Mampukah Timnas Indonesia Bangkit?
Tuntutan tinggi dari masyarakat terhadap Timnas Indonesia memang tidak bisa dihindari. Kekalahan besar dari Australia semakin menekan Kluivert untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak memimpin skuad Garuda.
"Saya mohon masyarakat bersabar dan tetap percaya. Tim ini sedang bekerja keras untuk memberikan hasil terbaik," tambah Sumardji.
Laga kontra Bahrain akan menjadi ujian berat bagi Kluivert. Jika Indonesia kembali gagal tampil maksimal, tekanan terhadap sang pelatih bisa semakin besar. ***