BALIEXPRESS.ID – Timnas Indonesia paling realistis adalah mengamankan posisi empat besar dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 grup C Zona Asia. Syaratnya dapat poin saat melawan Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) malam ini.
Pasalnya, dalam laga lain yang masih berlangsung, pemuncak klasemen Timnas Jepang masih Bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi hingga menit ke-59.
Jika skor ini bertahan, maka Arab Saudi akan mengoleksi 10 poin yang tak mungkin dikejar oleh Timnas Indonesia meskipun menang melawan Bahrain.
Baca Juga: Ny. drg. Ani Setiawarini Kembang Hartawan Dikukuhkan Sebagai Ketua TP PKK Jembrana
Sedangkan Australia yang bertandang ke markas China, hingga akhir babak pertama sudah unggul 2-0.
Artinya, jika skor ini bertahan, Australia akan mengoleksi 13 poin sekaligus memantapkan posisi kedua.
Sedangkan jika Indonesia menang melawan Bahrain, poinnya hanya 9. Sehingga, paling realistis adalah Indonesia mengamankan posisi keempat dalam klasemen.
Lalu seperti apa persiapan Timnas Indonesia lawan Bahrain?
Jelang laga hidup-mati melawan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia membuat keputusan mengejutkan dengan mencoret lima pemain dari daftar skuad final.
Keputusan ini diumumkan langsung oleh manajer tim Garuda, Sumardji, yang memastikan hanya 23 pemain yang akan bertarung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa malam pukul 20.45 WIB.
Yang menarik, satu nama baru ikut tersingkir dari daftar, yakni Septian Bagaskara (Dewa United).
Sementara empat pemain lainnya tetap sama seperti daftar pencoretan sebelumnya, yaitu Nadeo Argawinata (Borneo FC), Muhammad Ferarri (Persija), Pratama Arhan (Bangkok United), dan Hokky Caraka (PSS Sleman).
Pratama Arhan adalah salah satu pemain kesayangan pelatih Shin Tae-yong saat menangani Timnas Indonesia.
"Tim pelatih sudah memutuskan lima pemain yang tidak akan didaftarkan malam ini, yaitu Ferarri, Bagaskara, Nadeo, Hokky, dan Arhan. Mees memang sudah kembali ke Belanda," ungkap Sumardji.
Keputusan ini menambah tensi jelang laga penting, mengingat Indonesia saat ini berada di peringkat keempat dengan enam poin, bersaing ketat dengan Bahrain dan China yang memiliki jumlah poin sama.
Kekalahan 1-5 dari Australia sebelumnya menjadi evaluasi besar bagi tim, dan Sumardji menegaskan bahwa skuad Garuda harus tampil maksimal demi mengamankan tiga poin yang krusial untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Karir Politik I Gusti Lanang Umbara, Dari Pegawai Hotel Hingga DPRD Badung: Sempat Lulus CPNS
“Harus tiga poin. Kami sudah melakukan evaluasi setelah hasil kurang baik di Sydney, dan sudah memperbaiki fisik, strategi, serta mental pemain,” tambahnya.
Dengan daftar pemain yang telah dipangkas, mampukah Indonesia membalikkan keadaan dan meraih kemenangan di kandang sendiri?
Berikut daftar skuad final Indonesia untuk menghadapi Bahrain:
Kiper:
-
Maarten Paes (Dallas)
-
Emil Audero (Palermo)
-
Ernando Ari (Persebaya)
Bek:
-
Calvin Verdonk (NEC Nijmegen)
-
Shayne Pattynama (KAS Eupen)
-
Nathan Tjoe-A-On (Swansea City)
-
Jordi Amat (Johor Darul Ta'zim)
-
Sandy Walsh (Yokohama F. Marinos)
-
Eliano Reinjders (PEC Zwolle)
-
Kevin Diks (FC Copenhagen)
-
Rizky Ridho (Persija)
-
Jay Idzes (Venezia)
-
Justin Hubner (Wolverhampton Wanderers U-21)
-
Mees Hilgers (FC Twente)
-
Dean James (Go Ahead Eagles)
Gelandang:
-
Joey Pelupessy (Lommel SK)
-
Thom Haye (Almere City)
-
Ivar Jenner (Jong FC Utrecht)
-
Marselino Ferdinan (Oxford United)
-
Ricky Kambuaya (Dewa United)
Striker:
-
Rafael Struick (Brisbane Roar)
-
Ragnar Oratmangoen (FCV Dender)
-
Ole Romeny (Oxford United)
-
Ramadhan Sananta (Persis)
Laga melawan Bahrain akan menjadi pertarungan sengit yang menentukan nasib Indonesia di kualifikasi. Mampukah skuad Garuda bangkit dan mengamankan poin penuh? ***
Baca Juga: Bupati Kembang Harap RKPD 2026 Akomodir Program Prioritas dan Program Unggulan
Editor : I Putu Suyatra