Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pengakuan Jujur Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks Saat Gagal Tendang Penalti Lawan Australia pada Laga Kualifikasi Piala Dunia

I Putu Suyatra • Selasa, 8 April 2025 | 02:51 WIB

Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks saat bertanding melawan Timnas Bahrain pada laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta
Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks saat bertanding melawan Timnas Bahrain pada laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta

BALIEXPRESS.ID - Laga tandang Timnas Indonesia melawan Australia pada Maret lalu menyisakan cerita dramatis bagi bek andalan, Kevin Diks.

Ditunjuk sebagai algojo penalti di menit kedelapan, sebuah peluang emas untuk mencetak gol debut bagi Garuda sirna setelah bola sepakannya membentur tiang kanan gawang Sydney Football Stadium.

Kegagalan yang nyaris meruntuhkan asa, namun respons jujur Diks pasca laga dan mental baja yang ditunjukkannya justru menjadi sorotan.

Baca Juga: Kronologi Pengendara Motor Terjun ke Sungai hingga Penuh Lumpur, Diduga Gegara Ngantuk

Momen krusial itu terjadi di awal pertandingan, memberikan harapan bagi ribuan suporter Indonesia yang hadir maupun yang menyaksikan dari jauh.

Sayang, sepakan Diks yang sejatinya terarah, gagal berbuah gol.

Setelahnya, Australia justru mendominasi dan memenangkan pertandingan dengan skor telak 5-1, membuat kegagalan penalti tersebut terasa semakin menyakitkan.

Usai pertandingan, Kevin Diks tak menghindar. Melalui wawancara dengan channel YouTube Copenhagen Sundays, bek berusia 28 tahun itu memberikan pengakuan jujur tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik kegagalan tersebut.

Baca Juga: Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Pemancing yang Hilang di Padangbai

Padahal, rekam jejaknya sebagai penendang penalti di klubnya, FC Copenhagen, terbilang mentereng dengan 12 gol sukses dari 14 kesempatan.

"Kali ini saya tidak melihat ke arah kiper (Mathew Ryan). Saya pikir itu hampir sempurna. Saya menendang ke bagian dalam tiang gawang dengan sangat tinggi," ungkap Diks dengan nada menyesal namun tetap tegar.

Pengakuan ini memperlihatkan betapa Diks telah berusaha semaksimal mungkin, namun faktor keberuntungan belum berpihak.

Kendati demikian, pemain berdarah Maluku ini menunjukkan mentalitas seorang profesional.

Ia tak larut dalam kekecewaan dan memilih untuk segera bangkit.

"Tapi itu adalah bagian dari pekerjaan, dan jika Anda tidak mencoba, Anda tidak akan pernah tahu kapan akan berhasil. Anda terkadang gagal dan harus bangkit, saya sudah melakukannya di sini," tuturnya, merujuk pada pengalamannya di level klub.

Dukungan dari rekan-rekan setim menjadi suntikan semangat berharga bagi Diks pasca kegagalan tersebut.

"Ya, saya tidak muda lagi, jadi saya tahu bagaimana caranya untuk bangkit. Ada dukungan dari orang-orang sekitar dan diri saya sendiri bagaimana kondisi mental cukup baik untuk pulih dari itu," ujarnya, menunjukkan kedewasaan dan kemampuannya dalam mengelola tekanan.

Mental baja Diks terbukti di laga berikutnya melawan Bahrain.

Baca Juga: Koster Pastikan Pembangunan Shortcut Singaraja –Mengwitani Tetap Dilanjutkan: Katanya Agar Warga tak Mules Lagi

Bermain sejak menit pertama, ia tampil solid di lini belakang dan turut berkontribusi dalam kemenangan tipis 1-0 yang krusial bagi asa lolos Timnas Indonesia.

"Pertandingan berikutnya saya memberikan segalanya dan kami memenangkan pertandingan melawan Bahrain dan itu kemenangan yang sangat penting karena kami setidaknya bisa lolos lewat jalur play-off dan melihat hasil dua pertandingan selanjutnya," pungkasnya.

Kisah Kevin Diks di laga kontra Australia menjadi cerminan bahwa kegagalan adalah bagian dari perjalanan.

Namun, yang terpenting adalah bagaimana seseorang mampu bangkit dan memberikan yang terbaik di kesempatan berikutnya.

Mentalitas baja yang ditunjukkan Diks menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia dalam mengarungi laga-laga penting ke depan. *** 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#timnas indonesia #penalti #kualifikasi piala dunia #Kevin Diks