BALIEXPRESS.ID – Semangat olahraga bela diri Muay Thai semakin membara di Bumi Lahar.
Sebanyak 68 atlet dari berbagai kategori usia berpartisipasi dalam turnamen perdana bertajuk Karangasem Ring of Fire Fight (KRFF) yang digelar oleh Tohlangkir Muay Thai Camp (TMC), Sabtu (26/4/2025), di GOR Gunung Agung, Amlapura.
Turnamen ini tidak hanya diikuti atlet lokal Karangasem, tapi juga menghadirkan partisipan dari berbagai camp luar daerah seperti Singaraja Warrior, Island Warrior, Lima Fight Camp, dan Dee Muay Thai Bali. Acara dibuka secara resmi oleh Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta yang hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati. “Ini ajang yang sangat positif untuk menjaring talenta muda. Semakin sering digelar, semakin besar peluang kita mencetak atlet-atlet tangguh untuk Porprov dan kejuaraan lain,” ujar Sedana Merta dalam sambutannya.
Ketua panitia I Kadek Ariawan mengungkapkan, total 34 partai dipertandingkan, seperti 14 peserta di kelas junior usia 10–13 tahun, 26 peserta usia 14–16 tahun, serta 28 peserta di kelompok senior 17–27 tahun. Turnamen ini, lanjut Ariawan, merupakan bagian dari persiapan menuju Porprov mendatang. “Pendanaan kegiatan ini dibantu KONI Karangasem dan para donatur lainnya. Turnamen ini kami laksanakan
selama satu hari, sebagai upaya pengembangan dan penjaringan atlet Muaythai Karangasem menuju Porprov bulan depan,” ungkap Ariawan.
Ketua Pengkab Muaythai Karangasem I Ketut Udiana pun menekankan peran Tohlangkir Muay Thai Camp sebagai wadah pembinaan bagi pemuda Karangasem. “Sejak berdiri tahun 2020, kami telah membina puluhan atlet dari berbagai jenjang pendidikan. Prestasi kami tak hanya di tingkat lokal, tapi juga nasional bahkan internasional,” jelas Udiana.
Beberapa torehan prestasi yang membanggakan antara lain juara umum II pada Bupati Cup Klungkung 2024 dan juara umum I pada Summer Fight Badung. Dalam Porprov Bali 2022, Muaythai Karangasem berhasil menyumbangkan satu emas, satu perak, dan tiga perunggu, meski saat itu baru dua tahun berdiri.
Udiana berharap, lewat kesuksesan KRFF ini, Muay Thai bisa semakin diakui sebagai cabang olahraga unggulan di Karangasem. Ia juga menyampaikan harapan agar ke depan turnamen ini bisa berkembang menjadi ajang bergengsi seperti Bupati Karangasem Cup. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana