Sosok Kadek Adi Asih: Dari Ladang Cengkih ke Podium Dunia! Siapa Sangka Gadis Belia asal Buleleng Ini Jadi Asa Baru Panjat Tebing Indonesia?
I Putu Suyatra• Minggu, 4 Mei 2025 | 20:40 WIB
Atlet panjat tebing Indonesia Kadek Adi Asih diwawancarai wartawan setelah meraih medali perunggu disiplin speed putri pada kompetisi seri ketiga Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Nusa Dua
BALIEXPRESS.ID - Air mata haru pecah di Pulau Peninsula, Bali! Di tengah gemuruh sorak sorai penonton, seorang gadis belia berusia 18 tahun, Kadek Adi Asih, membuat kejutan yang tak terduga.
Tangan kirinya menyeka air mata bahagia, sementara tangan kanannya menggenggam erat tali, simbol keberhasilannya menaklukkan dinding terjal.
Siapakah Kadek Adi Asih, dan bagaimana ia bisa menorehkan sejarah di debut Piala Dunia Panjat Tebing?
Berlaga di seri ketiga Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di kampung halamannya, Kadek tampil tanpa gentar di final speed putri, Sabtu (3/5) di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.
Catatan waktu 7,27 detik mengantarkannya meraih medali perunggu!
Lebih mencengangkan lagi, ia berhasil mengalahkan peringkat dua dunia asal Korea Selatan, Jeong Jimin, yang terpeleset!
Bagaimana mungkin seorang debutan bisa menaklukkan atlet sekaliber itu?
Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid, menyebut Kadek sebagai "kejutan manis" dan "penyelamat" tim Indonesia.
Pasalnya, para seniornya, termasuk Desak Made Rita Kusuma Dewi, harus terhenti di babak final.
Kadek, yang awalnya ditempatkan sebagai "lebih cadangan," justru tampil gemilang.
Apa yang membuat Kadek begitu istimewa hingga mampu melampaui para seniornya?
Mimpi Olimpiade dan Asa Masa Depan
Awal manis ini langsung mencuri perhatian publik. Kadek Adi Asih kini dipandang sebagai atlet potensial yang bisa memperkuat Indonesia di ajang yang lebih bergengsi, termasuk Olimpiade Los Angeles 2028.