BALIEXPRESS.ID- Bali United dipastikan tidak bisa menurunkan bek andalan asal Brasil, Joao Vitor Ferrari Silva, saat menghadapi Persija Jakarta pada Minggu (14/9/2025).
Joao Ferrari mendapat kartu merah kontroversial ketika menghadapi Madura United, Sabtu (30/8/2025).
Baru masuk menit ke-78 menggantikan Mirza Mustafic, Joao Ferrari hanya sempat berada di lapangan empat menit sebelum diusir wasit Totok Fitrianto akibat tekel yang dianggap keras.
Awalnya, Joao Ferrari dijatuhi larangan tampil satu pertandingan. Namun, keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI membuat hukuman semakin berat.
Berdasarkan SK Komdis bernomor 033/L1/SK/KD-PSSI/IX/2025, Joao Ferrari diganjar tambahan sanksi dua laga plus denda Rp10 juta.
Artinya, eks PSIS Semarang ini harus menepi di tiga pertandingan beruntun: melawan Persija Jakarta, PSIM Yogyakarta, dan Semen Padang FC.
Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, mengaku kecewa dengan keputusan tersebut.
Johnny berharap Joao Ferrari hanya absen satu pertandingan.
“Saya kecewa karena ada kesalahan yang terjadi, saya tidak tahu mengapa kesalahan itu berdampak untuk beberapa pekan berikutnya. Saya berharap hanya satu pertandingan kami kehilangan dia saat ini,” ujarnya.
Meski Joao Ferrari harus absen, Bali United masih memiliki pilihan di sektor belakang seperti Bagas Adi, Kadek Arel yang telah kembali usai membela Timnas Indonesia U23.
Ada juga kapten Ricky Fajrin yang bisa menjadi opsi alternatif di lini belakang. (*)
Editor : I Made Mertawan