BALIEXPRESS.ID - Bintang Kylian Mbappé kembali mencuri perhatian jelang 2026 FIFA World Cup. Penyerang andalan Real Madrid sekaligus kapten France national football team itu secara terbuka menyinggung tekanan besar dan budaya kritik yang terus membayangi Timnas Prancis.
Dalam wawancara bersama Vanity Fair yang dikutip dari Marca, Mbappe berbicara blak-blakan soal ekspektasi publik Prancis yang dinilainya terlalu tinggi terhadap Les Bleus. Menurutnya, status Prancis sebagai raksasa sepak bola dunia membuat para pemain seolah wajib selalu tampil sempurna di setiap turnamen besar.
“Sulit berada di situasi seperti kami sekarang, ketika semua orang berharap kami bisa menciptakan keajaiban. Padahal keajaiban hanya terjadi di lapangan,” ujar Mbappe.
Mbappe Sentil Tekanan Berlebihan di Timnas Prancis
Pernyataan Mbappe langsung memicu perhatian publik sepak bola Eropa. Pemain berusia 27 tahun itu menilai banyak orang terlalu mudah menuntut hasil luar biasa tanpa memahami tekanan yang dihadapi para pemain di lapangan.
Menurut Mbappe, pertandingan besar tidak bisa dimenangkan hanya lewat prediksi, opini publik, atau tekanan media. Semua tetap harus dibuktikan saat pertandingan berlangsung.
Sebagai kapten Timnas Prancis, Mbappe memang memikul beban besar. Setelah membawa Prancis juara 2018 FIFA World Cup dan mencapai final 2022 FIFA World Cup, ekspektasi terhadap dirinya terus melonjak tajam.
Tak sedikit yang menyebut Mbappe kini menjadi wajah utama generasi emas sepak bola Prancis.
“Orang Prancis Suka Mengeluh”
Dalam wawancara tersebut, Mbappe juga melontarkan komentar yang cukup tajam soal karakter publik di negaranya. Ia menyebut kritik berlebihan terhadap pemain sepak bola sudah seperti budaya di Prancis.
“Orang Prancis suka mengeluh dan selalu punya kritik untuk banyak hal. Jadi ketika orang Prancis mengkritik orang Prancis lainnya, itu hal yang biasa,” kata Mbappe sambil tertawa.
Ucapan itu langsung menjadi sorotan karena dianggap menyindir keras publik dan media Prancis yang kerap menyerang pemain saat performa tim menurun.
Mbappe Bicara Soal Politik dan Kehidupan Atlet
Tak hanya membahas sepak bola, Mbappe juga menyinggung anggapan bahwa atlet sebaiknya tidak ikut bicara soal isu sosial dan politik.
Menurut mantan pemain Paris Saint-Germain tersebut, pesepak bola tetap manusia biasa yang memiliki hak menyampaikan pendapat terhadap kondisi sosial di negaranya.
“Orang berpikir karena kami terkenal dan punya uang, masalah seperti itu tidak memengaruhi kami. Padahal kami juga merasakan dampaknya,” ucap Mbappe.
Pernyataan itu menunjukkan sisi lain Mbappe yang selama ini dikenal kompetitif di lapangan. Di luar sepak bola, ia ternyata cukup vokal membahas berbagai persoalan sosial di Prancis.
Fokus Bawa Prancis Juara Piala Dunia 2026
Meski diterpa tekanan besar dan kritik publik, Mbappe menegaskan fokus utamanya saat ini adalah membawa Timnas Prancis tampil maksimal di Piala Dunia 2026.
Dengan status sebagai salah satu pemain terbaik dunia dan ikon baru sepak bola global, sorotan terhadap Mbappe dipastikan akan semakin besar sepanjang turnamen nanti.
Editor : I Putu Suyatra