BALIEXPRESS.ID – Prestasi olahraga pelajar Kabupaten Karangasem menunjukkan tren yang semakin menjanjikan.
Pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2026, kontingen Gumi Lahar berhasil mencatatkan perolehan medali terbanyak sepanjang keikutsertaannya dalam beberapa tahun terakhir.
Sebanyak 173 medali berhasil dibawa pulang para atlet pelajar Karangasem dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.
Baca Juga: Barong Nongkling hingga Fragmen Pencok Saang Jadi Andalan Klungkung di Peed Aya PKB 2026
Raihan tersebut terdiri dari 31 medali emas, 47 medali perak, dan 95 medali perunggu.
Capaian itu menjadi lompatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Porjar Bali 2025, Karangasem mengumpulkan 141 medali dengan torehan 27 emas, 29 perak, dan 84 perunggu.
Artinya, terdapat tambahan 32 medali secara keseluruhan dan peningkatan jumlah medali di semua kategori.
Baca Juga: Desa Penglipuran Bangli Tanpa Penjor saat Galungan, Ini Penyebabnya!
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem I Gusti Bagus Budiadnyana menilai hasil tersebut merupakan buah dari proses pembinaan atlet yang terus dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun klub olahraga.
Menurutnya, peningkatan prestasi tidak terjadi secara instan, melainkan melalui pembinaan yang melibatkan banyak pihak mulai dari sekolah, pelatih, orang tua hingga pemerintah daerah.
Baca Juga: Amor ing Acintya! Pekak Sadra Ditemukan Meninggal Dekat Pura Dalem Batugaing Tabanan
“Peningkatan jumlah medali menunjukkan pembinaan atlet pelajar berjalan ke arah yang positif. Ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Pada Porjar tahun ini, Karangasem mengirimkan atlet untuk mengikuti 20 cabang olahraga serta tiga cabang olahraga ekshibisi.
Ratusan atlet pelajar tersebut mendapat dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah melalui anggaran Disdikpora Karangasem.
Selain kontingen yang dibiayai pemerintah, antusiasme masyarakat juga terlihat melalui keikutsertaan atlet yang berangkat secara mandiri.
Dukungan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting yang memperkuat daya saing Karangasem dalam berbagai nomor pertandingan.
Budiadnyana menyebut, keterlibatan masyarakat mencerminkan tingginya kepedulian terhadap kemajuan olahraga pelajar di Karangasem.
Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, pelatih, dan orang tua dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet-atlet potensial.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan dalam Porjar bukan hanya soal peringkat, tetapi juga menjadi indikator berkembangnya kualitas sumber daya atlet muda daerah.
“Ajang ini merupakan bagian dari pembinaan berjenjang. Harapannya para atlet pelajar yang berprestasi saat ini bisa berkembang dan menjadi atlet andalan Karangasem pada level yang lebih tinggi,” katanya. (*)
Editor : I Made Mertawan