Debut di Bupati Badung Cup, FAJI Buleleng Langsung Sabet Tiga Medali

Dian Suryantini • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:36 WIB
Foto bersama tim FAJI Buleleng usai mengikuti ajang Bupati Badung Cup 2016. (Ist)
Foto bersama tim FAJI Buleleng usai mengikuti ajang Bupati Badung Cup 2016. (Ist)

BALIEXPRESS.ID – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Buleleng membuat kejutan pada debut perdananya di ajang Bupati Badung Cup 2026.

Meski tergolong pendatang baru dalam persaingan arung jeram di Bali, kontingen Buleleng mampu membawa pulang tiga medali sekaligus dari kejuaraan yang berlangsung di Sungai Ayung, Kabupaten Badung, 8–9 Agustus 2026.

Tiga medali tersebut terdiri atas satu emas, satu perak dan satu perunggu. Medali emas diraih tim R6 Putra pada nomor Slalom.

Baca Juga: Karangasem Pinjam Rp100 Miliar untuk 3 Proyek, Jalan Dapat Jatah Terbesar

Tim yang sama sebelumnya juga berhasil merebut medali perak pada kategori Head to Head.

Sementara satu medali perunggu dipersembahkan tim R6 Putri pada kategori Head to Head.

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi FAJI Buleleng untuk membangun kepercayaan diri sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan olahraga arung jeram di daerah ini mulai menemukan pijakannya.

Baca Juga: Berbulan-bulan Mati, Traffic Light Cempaga Bangli Kini Hanya Jadi Pajangan

Ketua Umum FAJI Kabupaten Buleleng, H. Wahjoedi, mengapresiasi kerja keras para atlet yang dinilainya telah menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang kejuaraan.

Menurutnya, capaian tiga medali dalam penampilan perdana merupakan hasil yang patut diapresiasi, terlebih Buleleng masih minim pengalaman dibandingkan sejumlah daerah lain di Bali.

Baca Juga: Hak Jawab BRI terkait Pemberitaan Gugatan Hukum PT VSN, Sudah Investigasi Menyeluruh

“Keluarga besar FAJI Kabupaten Buleleng mengapresiasi perjuangan luar biasa dari patriot-patriot arung jeram Kabupaten Buleleng yang selama ini berlatih dengan sangat gigih,” ujar Wahjoedi, Senin (10/8/2026).

Dalam kejuaraan tersebut, FAJI Buleleng menurunkan 17 atlet. Mereka terdiri atas tujuh atlet putra, tujuh atlet putri dan tiga atlet cadangan.

Sejak hari pertama, tim Buleleng sudah menunjukkan persaingan ketat dengan berhasil mengamankan dua medali melalui kategori Head to Head R6 Putra dan R6 Putri.

Performa tersebut kemudian ditingkatkan pada hari kedua. Tim R6 Putra tampil solid pada nomor Slalom hingga berhasil finis sebagai yang terbaik dan mempersembahkan medali emas bagi Buleleng.

Wahjoedi menilai hasil tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan pengalaman bukan alasan untuk minder. Bahkan, atlet Buleleng mampu menyingkirkan sejumlah daerah yang selama ini memiliki pengalaman lebih panjang dalam olahraga arung jeram.

“Kami memang masih kalah dari sisi jam terbang dan pengalaman, namun tidak perlu kecil hati. Buktinya bisa menyingkirkan Denpasar, Klungkung, Gianyar dan Karangasem,” katanya.

FAJI Buleleng pun tidak ingin berhenti pada pencapaian di Bupati Badung Cup. Tantangan berikutnya sudah menanti melalui Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 23–28 September 2026 di Sungai Ayung, Kabupaten Badung.

Ajang tersebut diperkirakan menjadi pertarungan yang lebih kompetitif karena akan melibatkan lebih dari 26 provinsi.

FAJI Buleleng berharap sejumlah atletnya dapat menembus kontingen Bali dan mendapat kesempatan mengukur kemampuan di level nasional.

“Nanti tanggal 23 sampai 28 September kita akan menghadapi Kejuaraan Nasional Arung Jeram yang kita estimasi ada 26 provinsi lebih yang akan ambil bagian. Mudah-mudahan di antara atlet yang akan membela Bali nanti ada atlet-atlet terbaik dari Kabupaten Buleleng,” ungkap Wahjoedi.

Di sisi pembinaan, FAJI Buleleng saat ini telah memiliki sekitar 50 atlet. Jumlah tersebut masih akan terus ditingkatkan, terutama dengan menjaring atlet usia pelajar.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk membentuk regenerasi sekaligus memperkuat komposisi tim Buleleng.

“Kami akan push kembali untuk menambah atlet pada kategori anak-anak usia SMA. Sekali lagi kita optimis dan kami berjuang untuk menambah pundi-pundi emas untuk Porprov tahun 2027 bagi Kabupaten Buleleng,” ucapnya.

Raihan tiga medali di Bupati Badung Cup 2026 pun diharapkan menjadi awal dari perjalanan panjang FAJI Buleleng.

Dengan memperbanyak kompetisi, meningkatkan jam terbang, serta memperkuat pembinaan atlet muda, Buleleng menargetkan dapat tampil lebih kompetitif dan mengukir prestasi lebih besar pada Porprov Bali 2027. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
FAJI Buleleng Arung Jeram bupati badung cup