BALIEXPRESS.ID – Liverpool kembali menghadapi persoalan di lini depan. Kembalinya Julian Ward sebagai sporting director pada 26 September 2026 bertepatan dengan munculnya masalah kebugaran sejumlah penyerang, termasuk Alexander Isak dan Cody Gakpo, sementara Hugo Ekitike masih menjalani pemulihan cedera Achilles.
Situasi tersebut membuat kebutuhan Liverpool untuk memperkuat lini depan berpotensi menjadi salah satu agenda yang diperhitungkan menjelang bursa transfer Januari.
Ward kembali ke posisi sporting director Liverpool untuk menggantikan Richard Hughes. Penunjukan tersebut menjadi periode kedua bagi Ward setelah sebelumnya meninggalkan jabatan itu pada 2023.
Sebelum kembali menjadi sporting director, Ward menjalankan peran sebagai technical director di Fenway Sports Group (FSG). Ia juga sudah lama memiliki hubungan dengan Liverpool setelah bergabung dengan operasi sepak bola klub pada 2012.
Selama berada di Liverpool, Ward pernah menangani berbagai bidang strategis, mulai dari scouting, rekrutmen hingga pengembangan pemain. Kini, ia kembali mengambil peran penting dalam pengambilan keputusan sepak bola klub.
Alexander Isak Cedera, Hugo Ekitike Belum Pulih
Persoalan Liverpool paling terasa di posisi penyerang tengah.
Alexander Isak harus meninggalkan pemusatan latihan Timnas Swedia setelah mengalami cedera paha dalam pertandingan melawan Rumania pada 27 September. Federasi Sepak Bola Swedia menyebut kondisi tersebut membuat Isak tidak dapat melanjutkan agenda bersama tim nasional.
Cedera itu menjadi perhatian Liverpool karena Isak merupakan salah satu pilihan utama di lini depan.
Sementara itu, Hugo Ekitike masih menjalani pemulihan cedera Achilles yang dialaminya sejak April. Pelatih Liverpool Andoni Iraola sebelumnya menyebut Ekitike masih membutuhkan waktu sebelum bisa kembali menjalani latihan penuh.
Meski terdapat kemungkinan Ekitike bisa kembali membantu tim pada bagian akhir fase grup kompetisi Eropa, kondisinya tetap menjadi perhatian.
Dengan Isak dan Ekitike berada dalam situasi berbeda, kedalaman lini depan Liverpool menjadi salah satu persoalan yang perlu dipantau.
Cody Gakpo Juga Mengalami Masalah Kebugaran
Liverpool juga harus memperhatikan kondisi Cody Gakpo.
Penyerang asal Belanda itu sebelumnya sempat mengalami masalah pada bagian adductor. Iraola kemudian memilih tidak mengambil risiko dengan mengistirahatkan Gakpo saat Liverpool menghadapi Atletico Madrid pada awal September.
Kondisi Gakpo kembali menjadi perhatian setelah ia mengalami masalah ketika memperkuat Timnas Belanda.
Padahal, Gakpo merupakan salah satu pemain yang dapat dimainkan di sejumlah posisi lini depan. Iraola juga memiliki opsi untuk memainkannya sebagai penyerang tengah ketika Isak tidak tersedia.
Namun, persoalan kebugaran yang dialami Gakpo membuat opsi tersebut belum tentu selalu tersedia.
Julian Ward Punya Waktu Memetakan Kebutuhan Liverpool
Kembalinya Julian Ward terjadi pada momen penting bagi Liverpool.
Ward memang tidak harus langsung mengambil keputusan transfer. Namun, waktu beberapa bulan sebelum bursa transfer Januari dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi kondisi skuad bersama Iraola.
Liverpool sebelumnya sudah mengeluarkan investasi besar untuk memperkuat tim. Kedatangan Isak dan Florian Wirtz menjadi bagian dari belanja besar klub, sementara Bradley Barcola juga didatangkan pada musim panas.
Karena itu, persoalannya bukan sekadar mendatangkan pemain baru. Ward dan Iraola perlu melihat bagaimana komposisi lini depan Liverpool bekerja ketika sejumlah pemain utama mengalami cedera atau tidak tersedia.
Kebutuhan tersebut semakin penting karena Liverpool menghadapi jadwal kompetisi yang padat. Kedalaman skuad akan menjadi salah satu faktor yang menentukan ketika kompetisi memasuki paruh kedua musim.
Periode Kedua Ward di Liverpool
Bagi Ward, pekerjaan sebagai sporting director bukan sesuatu yang baru.
Ia telah menjadi bagian dari struktur sepak bola Liverpool selama lebih dari satu dekade. Bergabung pada 2012, Ward pernah menangani sejumlah tugas mulai dari scouting, rekrutmen, hingga pengembangan pemain.
Dalam perjalanan kariernya di Liverpool, Ward pernah menjabat European scouting manager, director of loan player management, assistant sporting director, hingga sporting director.
Setelah meninggalkan posisi sporting director pada 2023, Ward tetap berada di lingkungan FSG sebagai technical director.
Kini, ia kembali menjadi salah satu figur penting dalam pengambilan keputusan sepak bola Liverpool.
Bersama Iraola, Ward perlu memastikan Liverpool tetap kompetitif sekaligus memiliki solusi jika persoalan kebugaran lini depan berlanjut.
Jika kondisi Isak, Ekitike, dan Gakpo belum sepenuhnya pulih menjelang Januari, posisi penyerang berpotensi menjadi salah satu area yang kembali dibahas dalam perencanaan transfer Liverpool.
Bursa transfer Januari pun menjadi ujian penting bagi periode kedua Ward sebagai sporting director. Bukan hanya soal pemain yang mungkin didatangkan, tetapi bagaimana kebutuhan lini depan disesuaikan dengan kondisi para penyerang dan rencana permainan Liverpool.
Editor : I Putu SuyatraSumber : Radar Banyuwangi