Labuan Bajo merupakan salah satu tempat di Indonesia yang memiliki keindahan serta keunikan. Setidaknya ada lima destinasi wisata yang ada di Labuan Bajo versi Kemenparekraf RI.
Berada di Labuan Bajo seperti berada di luar negeri. Terlebih banyak spot foto yang bisa dicoba untuk menghiasi feed Instagram. Bahkan, destinasi wisata yang terletak di barat daya Pulau Flores ini dirancang menjadi destinasi super prioritas.
Berikut ada lima tempat yang dapat dikunjungi bila datang ke Labuan Bajo versi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.
- Pulau Komodo
Pulau Komodo merupakan tujuan utama wisatawan bila berkunjung ke Labuan Bajo. Di pulau ini wisatawan dapat melihat secara langsung hewan purba yang masih bertahan. Komodo yang hidup liar di pulau ini menjadi daya tarik tersendiri. Tidak usah khawatir, untuk mengetahui kehidupan komodo serta ekosistemnya, wisatawan akan ditemani oleh pemandu. Tidak saja menjelaskan mengenai kehidupan komodo, pemandu juga memberikan edukasi seputar komodo dan Pulau Komodo itu sendiri. Para wisatawan selalu mengincar tempat ini sebagai destinasi wisata. Setidaknya sekali seumur hidup.
- Pulau Padar
Keindahan alam yang ada di Pulau Padar ini merupakan salah satu surga tersembunyi di Labuan Bajo. Incaran para wisatawan adalah puncak Pulau Ladar. Meski medannya menantang dan sedikit curam, pengunjung tetap mendaki untuk mendapatkan pemandangan yang memanjakan mata. Dari puncak Pulau Padar akan terlihat tiga bukit dengan puncak yang berbeda. Dari masing-masing puncak, tentunya akan disuguhi pemandangan yang berbeda pula. Tebing dan karang serta laut biru yang berkilau akan memberikan kepuasan bagi wisatawan dari puncak Pulau Padar. Berlibur di pulau ini cocok bagi wisatawan yang menyukai tantangan.
- Pantai Pink
Selain terkenal dengan hewan purba yakni Komodo, di Labuan Bajo juga terkenal dengan pantainya. Salah satunya adalah Pantai Pink. Pantai ini banyak diburu wisatawan karena pasirnya yang berwarna merah muda. Tidak banyak pantai memiliki keindahan serta keajaiban serupa. Warna merah muda pada pasir di pantai ini diperoleh dari percampuran pasir putih dengan serpihan karang merah serta organisme laut foromenifera. Keberadaan pantai dengan pasir berwarna merah muda itu pun disebut-sebut sebagai fenomena langka yang terbentuk secara alamiah.
Di samping melihat pemandangan laut yang tenang, di sekeliling juga terdapat perbukitan hijau. Selain mendapat view pantai, wisatawan juga mendapat view bukit yang memukau. Di sini wisatawan juga dapat melakukan snorkeling. Banyak satwa laut yang hidup di pantai ini. Salah satunya adalah penyu.
- Desa Wae Rebo
Desa ini terletak di wilayah Pegunungan Manggarai. Desa ini masih mempertahankan budaya tradisional. Salah satunya adalah rumah yang berbentuk kerucut. Desa tua ini masih memegang teguh adat dan istiadat Manggarai. Baruniang adalah rumah panggung dengan atap bertingkat. Atap terbuat dari bambu dan sejenis jerami. Rumah-rumah adat itu memiliki nilai sejarah. Di samping itu juga sebagai lambang kebersamaan dan kesatuan masyarakat Wae Rebo.
- Pulau Kelor
Sama seperti Pulau Padar, di pulau ini pemandangan yang ditawarkan adalah pemandangan laut biru kehijauan yang berkilau. Lagi-lagi, di pantai ini wisatawan juga bisa melakukan snorkeling. Hanya saja pasir di pulau ini berwarna putih, berbeda dengan Pantai Pink. Karang dan biota laut hidup di pulau ini. Jika beruntung, wisatawan dapat melihat beberapa spesies burung laut dan elang laut yang terbang di sekitar pantai di Pulau Kelor ini.
Editor : Nyoman Suarna