Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ingin Melukat saat Manis Galungan ? Berikut Rekomendasi Tempat Melukat di Gianyar

I Dewa Gede Rastana • Kamis, 3 Agustus 2023 | 20:02 WIB
MELUKAT : Melukat sebaiknya dilakukan di sumber- air suci.
MELUKAT : Melukat sebaiknya dilakukan di sumber- air suci.

GIANYAR, BALI EXPRESS – Sehari setelah hari raya Galungan, umat Hindu Bali akan merayakan hari Umanis Galungan atau Manis Galungan. Yang kali ini jatuh pada Kamis (3/8), dan berdasarkan kalender Bali jatuh pada Wraspati Umanis Dunggulan.

Umumnya, umat Hindu Bali akan melaksanakan upacara Nganyarin dan melakukan persembahyangan di merajan masing-masing. Setelah itu, momen yang ditunggu-tunggu pun tiba, dimana hari Manis Galungan identik dengan berkunjung ke rumah sanak saudara atau pergi bersama keluarga mengunjungi objek wisata atau tempat hiburan.

Sedangkan dilansir dari Lontar Sundarigama, pada saat Manis Galungan, umat Hindu hendaknya tidak melupakan pelaksanaan Sadhana Bhakti. Dimana pada pagi hari hendaknya melaksanakan asuci laksana dengan mencari air bersih atau toya anyar ke sumber air. Kemudian membasuh diri dengan air kumkuman, dilanjutkan menghaturkan persembahyangan di merajan masing-masing yang ditutup dengan nunas tirta di merajan.

Pada hari Manis Galungan, umat Hindu juga mengenang betapa indahnya kemenangan Dharma melawan Adharma. Sehingga semuanya bersuka cita, bersilahturahmi dengan sanak sudara sambil bergembira ria.

Maka tak heran jika pada Manis Galungan, sudah menjadi kebiasaan masyarakat berbondong-bondong datang ke pantai untuk berekreasi sekaligus melakukan pembersihan diri. Namun selain pantai, sejumlah lokasi Melukat di Gianyar ini juga menjadi favorit masyarakat untuk membersihkan diri pada hari Manis Galungan.

  1.  Tirta Empul
SPIRITUAL : Suasana kunjungan di DTW Tirta Empul. (DOK. BALI EXPRESS)
SPIRITUAL : Suasana kunjungan di DTW Tirta Empul. (DOK. BALI EXPRESS)

Lokasi wisata religi yang satu ini memang telah menjadi ikon melukat di Kabupaten Gianyar. Berlokasi di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Tirta Empul selalu menjadi tempat melukat favorit masyarakat. Bukan hanya masyarakat Bali, namun juga dari luar Bali dan wisatawan asing.

Untuk masuk ke areal Tirta Empul, pengunjung harus memperhatikan sejumlah hal. Diantaranya wajib menggunakan Kamen karena areal tersebut merupakan kawasan suci. Area melukat Tirta Empul terdiri dari 30 pencoran yang dibagi menjadi dua kolam pertirtaan.

Namun hati-hati, ada dua pancoran yang dilarang digunakan untuk masyarakat umum. Sebab pancoran tersebut ditujukan khusus bagi orang yang bertujuan untuk membersihkan diri setelah prosesi kematian. Dan jika ingin melukat, jangan lupa menyiapkan sesajen berupa canang hingga pejati.

 

  1. Pura Dalem Pingit Sebatu
Malukat di Air Magis Pura Beji Dalem Pingit
Malukat di Air Magis Pura Beji Dalem Pingit

Lokasi melukat selanjutnya ada di Pura Dalem Pingit Sebatu yang terletak di Banjar Sebatu, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Gianyar. Melakukan prosesi melukat di lokasi ini konon dipercaya dapat menghilangkan ilmu hitam. Tak sedikit pengunjung akan berteriak hingga meronta-ronta saat tubuhnya mulai terkena air suci di lokasi tersebut. Dan air suci di lokasi bia berubah keruh jika pengunjung yang melukat dipengaruhi ilmu hitam.

Untuk menuju air terjun kecil lokasi untuk melukat, pengunjung harus menyiapkan tenaga ekstra karena terlebih dahulu harus berjalan kaki ke bawah. Namun tenang, suasana alam yang asri dan sejuk tidak akan membuat pengunjung merasa kelelahan.

Setelah tiba, pengunjung dapat melukat dibawah guyuran air terjun kecil yang ada di lokasi tersebut. Dan tentunya jangan lupa membawa sesajen untuk dihaturkan pada Pelinggih setempat berupa canang, hingga pejati. Pihak pengelola juga sudah menyiapkan sejumlah kamar-kamar kecil untuk pengunjung berganti pakaian usai melukat.

 

  1. Pura Tirta Selukat
Dipercayai Bertaksu Siwa, Penekun Spiritual Rasakan Aura Luar Biasa
Dipercayai Bertaksu Siwa, Penekun Spiritual Rasakan Aura Luar Biasa

Tempat melukat ini berlokasi di Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Air suci di Pura Tirta Selukat sudah sejak dulu diyakini dan dimanfaatkan dalam berbagai ritual agama yang dilaksanakan oleh masyarakat Hindu di Bali. Namun tak sedikit pula yang mempercayai jika air suci di Pura Tirta Selukat ini baik untuk pembersihan diri.

Maka tidak salah apabila Pura Tirta Selukat juga masuk dalam daftar tempat melukat di Gianyar yang layak didatangi sebagai wisata religi. Tak hanya banyak didatangi pengunjung lokal, wisatawan mancanegara juga banyak yang ingin merasakan sensasi melukat di tempat tersebut.

 

  1. Penglukatan Siwa Melahangge
Pura Tirta Selukat. (sumber : Pesona Blahbatuh)
Pura Tirta Selukat. (sumber : Pesona Blahbatuh)

Tempat melukat ini berada di Desa Suwat, Kecamatan Gianyar. Sesuai dengan namanya, pengelukatan ini memiliki aura Dewa Siwa dan Melahangge merupakan nama sungai tersebut. “Melahangge itu artinya baik digunakan untuk menyucikan raga, menghilangkan Mala di dalam raga dan penyucian bumi,” ujar Bendesa Adat Suwat, Ngakan Putu Sudibia.

Ditempat melukat ini, banyak penekun spiritual yang merasakan aura yang luar biasa sehingga banyak pengunjung yang juga tertarik untuk melukat di lokasi tersebut. Bahkan tak sedikit krama setempat yang mendapatkan anugerah kesembuhan usai melukat di pengelukatan tersebut.

Untuk pengunjung yang ingin melukat jangan lupa membawa sesajen berupa canang atau pejati dan menghaturkan punia secara tulus ikhlas. (*)

 

 

PRESTASI: Tim futsal SMAN 3 Bojonegoro berhasil menjadi juara 1 pada kejuaraan di Kecamatan Cepu, Blora. (ISTIMEWA FOR RDR.BJN)
PRESTASI: Tim futsal SMAN 3 Bojonegoro berhasil menjadi juara 1 pada kejuaraan di Kecamatan Cepu, Blora. (ISTIMEWA FOR RDR.BJN)
Editor : I Dewa Gede Rastana
#pura tirta selukat #tirta empul #pura dalem pingit sebatu #melukat #bali #gianyar #siwa melahangge #manis galungan