Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mau Menikmati Keindahan Pantai Timbis Bali, Mobil Wisatawan Ini malah Undang Alat Berat di Pantai Pandawa

I Gede Paramasutha • Minggu, 20 Agustus 2023 | 23:31 WIB
TERSANGKUT: Mobil wisatawan yang berlibur di Bali tersangkut di pasir Pantai Pandawa, Desa Kutuh, Kuta Selatan, Sabtu (19/8).
TERSANGKUT: Mobil wisatawan yang berlibur di Bali tersangkut di pasir Pantai Pandawa, Desa Kutuh, Kuta Selatan, Sabtu (19/8).

BADUNG, BALI EXPRESS - Sebuah mobil berjenis minibus tersangkut di pasir Pantai Pandawa, Desa Kutuh, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (19/8).

Pantai Pandawa adalah salah satu pantai favorit yang sering dikunjungi wisatawan jika sedamg berlibur di Bali

Diperkirakan pengemudi mobil tersebut ingin melihat keindahan Pantai Timbis menggunakan mobilnya. Pantai Timbis adalah salah satu tempat wisata paralayang di Bal yang juga terletak di Desa Kutuh.

Namun akibat pasir yang sangat gembur keinginan untuk berwisata pun tertunda. 

Pengelola Pantai Pandawa, Wayan Letra mengatakan, tersangkutnya mobil milik wisatawan domestik itu terjadi sekitar pukul 13.00 Wita.

Diduga wisatawan tersebut tidak mengetahui jika kondisi pasir di Pantai Pandawa sangat gembur. Bahkan tidak cocok dilalui oleh kendaraan. 

“Pasirnya gembur. Kemungkinan dia ingin menuju arah timur, melihat sisi timur Pantai Timbis. Sehingga dia melaju lah ke pasir, ternyata baru masuk sedikit langaung slip (ban mobil tersangkut),” ujar Letra saat dikonfirmasi Minggu (20/8). 

Menurutnya, mobil yang digunakan juga bukan berjenis four-wheel drive sehingga sangat mudah tersangkut. Bahkan ia meyebutkan sebelumnya juga pernah mobil four-wheel drive tersangkut. 

“Mobil itu langsung kami bantu evakuasi. Kebetulan di lokasi ada ekkskavator, sehingga dibantu. Kita tarik, tidak lama langsung bisa keluar (dari pasir),” ungkapnya. 

Terkait permaslahan tersebut, Letra menjelaskan sejatinya segala jenis kendaraan tidak boleh melintas di pasir pantai.

Bahkan ia menyebutkan telah menyiapkan beberapa papan pengumuman yang berisi larangan tersebut.

Pihaknya pun berharap agar pengunjung tidak mencoba menggunakan kemdaraannya di area pasir pantai. 

“Saya tidak tahu, mereka membaca atau tidak. Mungkin kalau dia tidak tahu tidak masalah. Tapi dulu ada yang mencoba menggunakan double gardan (four-wheel drive) itu tersangkut juga,” jelasnya. 

Di kawasan pantai, Letra juga mengaku, telah dilakukan pengawasan oleh tim keamanan. Sebab juga dilakukan untuk pengawasan aktivitas di laut.

Sehingga saat ada kendaraan yang tersangkut juga dibantu untuk evakuasi. 

“Kalau terjadi seperti itu (mobil tersangkut), kita juga ada mobil pecalang untuk menarik, kalau kemarin menggunakan ekskavator cepat jadinya,” paparnya.

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #Pantai pandawa #badung #pantai timbis