Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kuliner Ekstrem Khas Bali, Lawar Merah dari Darah Segar Peninggalan Sekta Bhaerawa

Ganis Yubastian • Sabtu, 2 Desember 2023 | 19:29 WIB
LAWAR MERAH: Lawar merah memakai darah segar merupakan salah satu ragam kuliner ekstrem di Bali. Konon kuliner ini merupakan peninggalan aliran Bhaerawa di Bali.
LAWAR MERAH: Lawar merah memakai darah segar merupakan salah satu ragam kuliner ekstrem di Bali. Konon kuliner ini merupakan peninggalan aliran Bhaerawa di Bali.

BALI EXPRESS - Kuliner khas Nusantara memang bervariasi dan unik. Setiap daerah memiliki ciri khas kuliner masing-masing, layaknya kebudayaan di berbagai daerah di Indonesia.

Bali menjadi salah satu destinasi dengan berbagai jenis kuliner yang lezat dan unik. Bahkan, beberapa masakan khas Bali dikenal memiliki bahan utama yang cukup ekstrem. Salah satunya adalah lawar merah.

Lawar menjadi salah satu menu yang ada dalam berbagai acara khusus seperti kegiatan keagamaan ataupun kegiatan adat di Bali.

Namun jenis lawar cukup beragam, tergantung bahan yang digunakan.

Di antaranya lawar nangka terbuat dari buah nangka, lawar kacang terbuat dari kacang panjang, lawar paye terbuat dari pare, lawar gedang terbuat dari kates, lawar klungah terbuat dari batok kelapa muda dan banyak lagi yang lainnya.

Secara umum, lawar dibuat dari bahan-bahan seperti sayur, bumbu rempah-rempah dan daging.

Beberapa jenis daging untuk lawar, di antaranya ayam, bebek, itik manila (kuir), babi, sapi, kambing, kura-kura (penyu) baik laut maupun darat.

Dalam perkembangannya beberapa ikan laut juga bisa diolah menjadi lawar, seperti gurita, cumi, tuna, dan marlin. 

Penggunaan daging atau ikan ini disesuaikan dengan selera lidah masing-masing.

Lawar dijual para pedagang kaki lima, tempat makan hingga resto di Bali

Dikutip dari akun Instagram @infobali.viral menyebutkan bahwa setiap daerah di Bali memiliki ciri khas lawar tersendiri.

Dari daerah Tabanan dan Jembrana terdapat lawar klungah, ada juga lawar plek yang ditemukan di Gianyar, lawar gurita dan kambing di Denpasar.

Meski tidak semua jenis lawar memakai darah, tetapi secara umum lawar identik dengan warna merah karena terbuat dari darah mentah, sehingga sering disebut lawar merah.

Lawar merah adalah salah satu jenis lawar yang memiliki campuran bahan ekstrem yaitu darah segar. Bisanya menggunakan darah babi, di samping juga kelapa, nangka dan bumbu khas Bali.

Lawar merah biasanya digunakan untuk sarana upacara atau sesaji. Namun banyak orang di Bali juga menyukai lawar merah untuk dikonsumsi.

Beberapa ahli dan pakar budaya menyebutkan bahwa lawar berisi darah mentah ini merupakan peninggalan aliran bhaerawa di Bali yang hingga kini masih lestari dan menjadi salah satu kuliner legendaris Bali.   

Lawar sejatinya merupakan simbol kebersamaan dan keharmonisan, karena terdiri dari campuran sayur, daging dan rempah-rempah.

Bumbu lawar yang terdiri dari berbagai rempah, menurut sumber lontar Dharma Caruban, adalah symbol dari Panca Pandawa dalam kisah Mahabharata.

Editor : Nyoman Suarna
#bali #lawar merah #Ekstrem #lawar #kuliner #darah