Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kuliner Bali: Bandut, Makanan Makanan Unik dari Pedawa, Berikut Bahan dan Cara Pembuatannya

Dian Suryantini • Minggu, 3 Desember 2023 | 17:56 WIB
Proses pembuatan Bandut, makanan ata kuliner khas Desa Pedawa, Buleleng, Bali
Proses pembuatan Bandut, makanan ata kuliner khas Desa Pedawa, Buleleng, Bali

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Desa Pedawa di Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali memiliki makanan khas lain, selain sate keladi. Makanan itu disebut dengan Bandut.

Makanan ini pun kerap disajikan saat ada tamu istimewa atau tamu penting yang datang ke salah satu desa tua di Bali Utara tersebut.

Pun demikian, Bandut juga sering dibuat untuk makanan sehari-hari warga Pedawa.

Salah satu warga desa, Putu Eka Ratnawan mengatakan, Bandut sudah dibuat sejak dulu.

Ia pun tidak mengetahui tahun pastinya. Hanya saja makanan tersebut masih melekat dan dapat dinikmati hingga kini.

“Ini makanan tradisional kami di desa Pedawa,” ujarnya belum lama ini.

Bahan yang digunakan membuat bandut pun cukup mudah ditemui di sekitar, yakni kelapa, kecombrang, ikan teri, serta daun talas.

Proses pembuatannya, pun juga mudah. Bumbu seperti bawang merah, cabai, kunyit, kencur, terasi, garam dan sereh dihaluskan terlebih dahulu.

“Kemudian kelapanya diparut dan kecombrangnya diiris tipis-tipis. Kelapanya dikupas dulu supaya bersih,” ungkapnya.
Baca Juga: Soal Dugaan Intervensi Jokowi dalam Kasus E-KTP, Cheryl Tanzil Curiga Agus Rahardjo Caper karena Nyaleg

Saat bahan sudah siap, campurkan bumbu yang sudah dihaluskan itu ke dalam parutan kelapa dengan irisan kecombrang.

Kemudian tambahkan ikan teri yang sudah direbus lalu diaduk sampai rata. Adonan yang sudah tercampur rata kemudian dibungkus menggunakan daun talas muda.

“Kukus selama 20 menit saja. Setelah itu siap untuk dimakan,” ujarnya.

Bandut yang sudah matang biasanya disajikan dengan nasi hangat. Pelengkapnya ada ikan teri nyat-nyat dan urab pakis.

Selain disajikan untuk tamu istimewa yang datang ke Pedawa, Bandut juga sering diboyong ke Pesta Kesenian Bali sebagai bentuk pelestarian budaya bidang kuliner. (*)

Editor : I Putu Suyatra
#bali #khas #kuliner #buleleng