BALI EXPRESS- Masyarakat Pulau Raas, Sumenep, Jawa Timur banyak merantau ke Bali.
Sudah menjadi tradisi, setiap lebaran mereka akan berbondong-bondong meninggalkan Bali untuk sementara waktu alias mudik.
Biasanya, para perantau yang berada di Bali ini akan pulang ke kampung halamannya dengan memanfaatkan penyeberangan dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo.
Baca Juga: Kepala BNNP Bali Diganti, seperti Ini Sosok Pejabat Baru yang Berpengalaman di Bidang Reserse
Namun berbeda dengan lebaran tahun ini. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di sana, Pemkab Sumenep telah menyiapkan fasilitas untuk warganya itu.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep Yayak Nurwahyudi menyatakan bahwa telah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang di Pelabuhan Jangkar Situbondo menjelang Hari Raya Lebaran.
“Utamanya mereka yang merantau ke tanah Bali. Warga Pulau Raas yang ada di Bali jumlahnya cukup banyak,” kata Yayak dikutip dari Radar Madura, Rabu, 3 April 2024.
“Dari Bali tujuannya ke Raas dan berangkat dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo,” imbuh Yayak.
Ia menuturkan, puncak arus mudik biasanya terjadi pada H-3 Lebaran.
Baca Juga: Gempa Bumi Magnitudo 7,5 Guncang Taiwan, Kemenlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban
Maka dalam rangka mengantisipasi lonjakan penumpang, pemerintah setempat menambah jumlah armada kapal.
Tak hanya itu, pemerintah juga membuka rute baru dari Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, Bali, langsung menuju Pelabuhan Brakas, Raas.
Usulan itu sudah mendapat persetujuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
“Rencananya akan dibuka mulai 3 April,” jelas Yayak. (*)
Editor : I Made Mertawan