BALI EXPRESS – Kintamani, Bali merupakan salah satu kawasan paling indah untuk camping.
Tak heran jika di kawasan ini banyak terdapat tempat untuk camping, bahkan dengan fasilitas glamour (glamping).
Salah satunya adalah Alengkong Bali Camping yang berada di Jalan Raya Caldera Batur, Songan B, Kintamani, Bangli, Bali.
Alengkong Bali Camping menjadi salah satu tempat glamping yang wajib dikunjungi.
Sebab, dari Alengkong Bali Camping kita bisa menikmati 2 pemandangan gunung sekaligus yaitu, Gunung Abang dan juga Gunung Batur.
Tersedia dengan berbagai tipe dan start harga mulai dari Rp300.000 kita bisa menikmati pemandangan yang sangat menawan.
Alengkong Bali Camping dilengkapi berbagai fasilitas. Hanya saja, kamar mandi di sini masih dengan sistem sharing.
Namun itu bukanlah alasan untuk tidak mencoba menginap di Alengkong Bali Camping.
Sebab, pada malam hari saat suasana dingin, kalian dapat menikmati hangatnya api unggun ditemani segelas kopi atau teh panas.
Ini akan membuat waktu santai kalian makin terasa.
Pagi harinya, saat baru bangun tidur, kalian akan disambut oleh lautan awan dan juga sunrise yang mempesona.
Dikutip dari Instagram @alengkongbalicamp, banyak review yang ditulis di kolom komentar, sebagai gambaran dari respons orang-orang yang sudah pernah glamping Alengkong Bali Camping.
Seperti ditulis akun @drtpratama yang memuji keindahan view untuk glamping di Alengkong Bali Camping .
Rupanya si pemilik akun hendak merekomendasikan para glampingmania untuk menginap dan merasakan puas layanan yang didapatkan di Alengkong Bali Camping.
"Alengkong seru, viewnya mantap, wajib cobain kalau ke Bali" komentar akun @drtpratama.
Tak hanya glamping, di Alengkong Bali Camping juga ada jeep tour yang akan mengantarkan kalian ke sunrise point, black lava dan juga black sand.
Tunggu apa lagi? Ayo buruan reservasi dari sekarang dan nikmati glamping di tempat yang memiliki view sangat menawan di Alengkong Bali Camping.
Jangan lupa juga pantau terus promo-promo yang ada di Alengkong Bali Camping.
Putu Mita Damayanti*
Penulis adalah mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja.
Editor : Nyoman Suarna