BALIEXPRESS.ID- Penglipuran Village Festival XI resmi ditutup pada Minggu malam (7/7/2024) dengan tradisi magibung.
Festival Penglipuran yang berlangsung selama 4 hari itu berhasil menarik animo luar biasa dari wisatawan.
Angka kunjungan wisatawan ke Penglipuran yang berada di wilayah Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli, Bali ini mencapai 6 ribu orang per hari atau dua kali lipat dibandingkan hari biasanya.
Hal tersebut disampaikan General Manager Desa Wisata Penglipuran I Wayan Sumiarsa.
"Kunjungan melebihi dari yang kami harapkan," terang Sumiarsa.
Sumiarsa menyebutkan bahwa target awal adalah 5 ribu wisatawan per hari, namun antusiasme wisatawan dan inovasi-inovasi yang dilakukan generasi muda desa berhasil mengantarkan festival ini melampaui target.
Lebih lanjut, Sumiarsa menjelaskan bahwa angka 6 ribu tersebut hanya menghitung wisatawan regular.
Itu belum termasuk warga lokal yang datang untuk menyaksikan kemeriahan festival.
"Kalau termasuk warga lokal, mungkin mencapai 7 ribu per hari ya," sebut Sumiarsa.
Disinggung soal dominasi wisatawan ke desa itu, Sumiarsa menyatakan masih sama dengan hari-hari sebelumnya, yakni domestik yang mencapai 80 persen.
“Asing sekitar 20 persenan,” ungkapnya.
Sementara terkait magibung sebagai penutup festival, Klian Adat Penglipuran I Wayan Budiarta mengatakan bahwa itu bagian dari ungkapan puji syukur.
Magibung tak hanya melibatkan seluruh warga Desa Penglipuran, tapi juga bebanuan atau desa yang masih ada ikatan dengan Penglipuran.
“Tujuan magibung merekatkan hubungan sehingga ke depan tidak terputus,” terang Budiarta. (*)
Editor : I Made Mertawan