BALIEXPRESS.ID- Objek Wisata Taman Soekasada Ujung atau Taman Ujung menjadi salah satu sumber pendapatan Pemkab Karangasem, Bali.
Taman Ujung yang memiliki daya tarik mampu memikat wisatawan lokal maupun turis mancanegara.
Taman Ujung berlokasi di wilayah Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem.
Selain keindahan alamnya, bangunan peninggalan zaman Kerajaan Karangasem menjadi magnet wisatawan untuk berkunjung ke sana.
Ada satu bangunan peninggalan zaman kerajaan yang kondisinya sudah tidak utuh akibat letusan Gunung Agung pada tahun 1963 serta guncangan gempa bumi hebat di Karangasem dan Buleleng.
Bangunan itu bernama Balai Kapal. Balai Kapal menjadi daya tarik wisatawan untuk sekadar berfoto atau melihat dari dekat bangunan tersebut.
Bangunan ini berada paling atas. Dari sana bisa menyaksikan keindahan Taman Ujung secara keseluruhan.
Harga Tiket Masuk
Berdasarkan data tahun 2024, harga tiket masuk ke Taman Ujung dibedakan menjadi tiga, yaitu wisatawan lokal Bali, domestik luar Bali dan wisatawan asing.
Wisatawan lokal Bali atau KTP Bali mendapatkan harga paling murah, yaitu Rp25 ribu.
Sementara wisatawan domestik dari luar Bali lebih mahal yaitu Rp35 ribu. Turis asing paling mahal. Sekali masuk dikenakan harga tiket Rp100 ribu.
Harga ini sudah dilakukan penyesuaian setelah Pemkab Karangasem mengenakan pajak untuk itu.
Sejarah Taman Ujung
Siapa sangka, sebuah taman indah nan megah seperti Taman Ujung ternyata memiliki sejarah kelam di masa lalu.
Dilansir dari laman Disbudpar Karangasem, sebelum menjadi destinasi wisata populer, kawasan ini dikenal sebagai Kolam Dirah yang dibangun oleh Raja Karangasem I Gusti Bagus Jelantik dengan gelar nama Agung Anglurah Ketut Karangasem pada 1901.
Konon, Kolam Dirah dipercaya sebagai tempat pembuangan bagi orang-orang yang menguasai ilmu hitam.
Namun, seiring berjalannya waktu, Kolam Dirah disulap menjadi sebuah istana air yang megah oleh Raja Karangasem.
Pada tahun 1909, Raja Karangasem memerintahkan arsitek Belanda bernama Van Den Hentz, dan arsitek Tiongkok, Loto Ang untuk mendesain ulang Kolam Dirah.
Sebelum menjadi objek wisata menarik, Taman Ujung ini merupakan tempat peristirahatan Raja Karangasem. (*)
Editor : I Made Mertawan