Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Indahnya Wisata Perbukitan di Buleleng, Cocok untuk Lokasi Prewedding hingga Syuting Film

Dian Suryantini • Kamis, 8 Agustus 2024 | 23:49 WIB
PERBUKITAN: Buleleng memiliki beberapa perbukitan yang cocok untuk berwisata, atau untuk lokasi prewedding dan syuting film. Beberapa di antaranya belum banyak tang tahu.
PERBUKITAN: Buleleng memiliki beberapa perbukitan yang cocok untuk berwisata, atau untuk lokasi prewedding dan syuting film. Beberapa di antaranya belum banyak tang tahu.

BALIEXPRESS.ID - Wisata alam di Buleleng tidak kalah menarik dengan yang ditawarkan oleh Ubud ataupun Tabanan.

Di Buleleng terdapat bukit-bukit yang tinggi dengan panorama indah.

Bukit dengan ketinggian lebih dari 1.000 mdpl ini bahkan sering menjadi lokasi foto prewedding atau syuting film.

 Baca Juga: Ini Dia Tempat Nongkrong Estetik di Bali: Mulai Cafe Dengan Koleksi Buku Lawas hingga Rumah Nostalgia

  1. Bukit Ser Pemuteran

Bukit Ser Pemuteran terletak di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak.

Dari bukit ini dapat menikmati sunset maupun sunrise.

Bukit ini masih belum terjamah. Tetapi di kalangan fotografer (mungkin) bukit ini sudah tidak asing lagi.

Tempatnya yang eksotis, cocok untuk hunting.

Beberapa pasangan juga ada yang melakukan foto prewedding di bukit ini.

Bukit ini juga dapat dijadikan salah satu latar untuk syuting film.

 Baca Juga: PARAH! Enam Selebgram Wanita Asal Buleleng Jadi Tersangka Judol: Tak Ditahan Lantaran Hal Ini

BUKIT: ukit Buu-Yangudi berada di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng.
BUKIT: ukit Buu-Yangudi berada di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng.
  1. Bukit Buu Yangudi

Jalur trecking di bukit Buu-Yangudi tidak banyak yang tahu.

Keindahan dari atas bukit itu pun masih tersembunyi.

 Bukit Buu-Yangudi berada di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng.

Butuh waktu sekitar satu setengah jam untuk tiba di desa Les dari Kota Singaraja.

Kemudian butuh waktu 2 jam untuk menyelesaikan jalur trekking Buu-Yangudi.

Jalurnya yang sedikit berbatu menjadi tantangan menarik bagi pejalan kaki.

Perjalanan menempuh jalur ini penuh spirit alam dengan udara yang sejuk menggairahkan.

Buu-Yangudi sebenarnya adalah dua area perdusunan di desa Les. Keduanya dipisahkan lembah serta pepohonan.

Jalur trekking ini memiliki medan menanjak. Bagi pemula akan terasa berat dan melelahkan.

Namun cukup baik untuk melatih otot kaki, perut, lengan serta pernapasan.

Trekking Buu-Yangudi ini berbatasan langsung dengan hutan Kintamani di Desa Siakin, Kabupaten Bangli.

Sampai di puncak, bisa menengok matahari terbit atau sunrise yang cantik.

Bila beruntung, sembari menyusuri jalur, akan bertemu dengan warga yang membuat gula aren.

Gula aren di Desa Les merupakan salah satu gula terbaik yang ada di Buleleng. Pembuatannya masih manual tanpa sentuhan teknologi.

 Baca Juga: Mantan Rektor Unud Prof. Antara Berpulang, BEM Unud; Masalah Kemarin Jadi Pembelajaran Bagi Kita Semua

PUNCAK LANDEP: Hutan Puncak Landep berada di wilayah Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
PUNCAK LANDEP: Hutan Puncak Landep berada di wilayah Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

  1. Puncak Landep

Hutan Puncak Landep berada di wilayah Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Kawasan hutan ini memiliki ketinggian hingga 1.700 mdpl.

Hijaunya hutan Puncak Landep membentang seluas 188 hektar.

Seluas 33 hektar merupakan kawasan hutan lindung dan 150 hektar telah memiliki ijin pengelolaan yang dapat dikelola oleh Lembaga Pengelola Hutan (LPHD) Desa Panji Anom.

Salah satu pohon endemik yang ada di hutan itu adalah pohon Kasua.

Konon pohon ini ditakuti oleh ular. Bila ular mendekat maka energinya akan melemah dan ular pun lemas.

Ketinggian 1.700 mdpl yang dimiliki Puncak Landep merupakan puncak tertinggi di kawasan Bali Utara.

Dari atas bukit ini juga bisa melihat sunrise maupun sunset.

Bukit Puncak Landep juga memiliki Sejarah. Konon bukit ini adalah tempat penentuan wilayah kekuasaan raja pertama Buleleng, Ki Barak Panji Sakti.)

Editor : Nyoman Suarna
#perbukitan #Syuting #wisata #prewedding #buleleng