Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Daftar 5 Objek Wisata Karangasem dengan Kunjungan Terbanyak 2025, Taman Ujung Kalah dari Bukit Asah

I Wayan Adi Prabawa • Selasa, 6 Januari 2026 | 10:05 WIB
Taman Ujung akan Dibuka hingga Malam
Taman Ujung akan Dibuka hingga Malam

BALIEXPRESS.ID- Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Karangasem sepanjang tahun 2025 masih menunjukkan ketimpangan, baik dari sisi asal wisatawan maupun sebaran destinasi yang dikunjungi.

Dari total 1.280.969 wisatawan yang tercatat, lebih dari 80 persen di antaranya merupakan wisatawan mancanegara, sementara wisatawan domestik jumlahnya masih relatif rendah.

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Karangasem mencatat sebanyak 1.029.397 kunjungan berasal dari wisatawan mancanegara, sedangkan wisatawan domestik hanya mencapai 251.572 orang.

Data tersebut dihimpun sejak Januari hingga pertengahan Desember 2025.

Kepala Disbudpar Karangasem, I Putu Eddy Surya Artha, mengatakan bahwa kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi daerah, khususnya dalam mendorong peningkatan kunjungan wisatawan nusantara.

“Selama ini kunjungan ke Karangasem masih didominasi wisatawan mancanegara. Harapannya ke depan wisatawan domestik juga bisa meningkat,” ujarnya, Senin (5/1/2026).

Selain ketimpangan asal wisatawan, kunjungan juga masih terpusat pada sejumlah objek wisata tertentu.

Dari 29 objek wisata yang terdaftar di Karangasem pada 2025, hanya lima destinasi yang mampu menarik lebih dari 100 ribu pengunjung dalam setahun.

Taman Tirta Gangga masih menempati posisi teratas sebagai destinasi paling banyak dikunjungi dengan 414.766 wisatawan.

Disusul Pura Agung Besakih sebanyak 207.660 kunjungan dan Pura Lempuyang dengan 202.402 wisatawan.

Sementara itu, Bukit Asah dikunjungi 144.121 wisatawan dan Taman Soekasada Ujung atau Taman Ujung sebanyak 129.450 wisatawan.

“Artinya, sebagian besar kunjungan masih menumpuk di destinasi-destinasi tertentu. Sementara objek wisata lainnya masih berada di bawah angka 100 ribu pengunjung per tahun,” jelas Surya Artha.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk lebih serius melakukan promosi pariwisata secara merata.

Berbagai upaya, termasuk penyelenggaraan event dan festival budaya, direncanakan untuk menarik minat wisatawan agar tidak hanya berkunjung ke destinasi unggulan, tetapi juga ke objek wisata lain di Karangasem.

Selain peningkatan jumlah kunjungan, Disbudpar juga menargetkan peningkatan lama tinggal wisatawan.

Wisatawan diharapkan tidak sekadar berkunjung, namun juga menginap dan berbelanja sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

“Target kami bukan hanya angka kunjungan, tetapi juga bagaimana pariwisata Karangasem bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi daerah,” pungkasnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#taman ujung #Tirta Gangga #karangasem #objek wisata