BALIEXPRESS.ID- Menggeliatnya pariwisata di Bali membuat sektor pendukungnya turut bertumbuh, seperti halnya villa dan hospitality yang menjamur di kawasan pariwisata Bali.
Meski demikian, pertumbuhan ini membuat sektor villa dan hospitality menghadapi sejumlah tantangan serius.
Seperti yang diungkapkan Ketua Bali Villa Rental and Management Association (BVRMA) I Kadek Adnyana.
Menurut Adnyana, berbagai tantangan tersebut mulai dari vila ilegal, pengelolaan limbah dan sampah, kemacetan, perang harga hingga masalah keamanan dan penanganan sampah.
“Di sisi lain, kami juga melihat masih adanya praktik usaha yang belum memberikan kontribusi optimal terhadap pembangunan daerah, pelestarian budaya Bali, maupun kesejahteraan masyarakat lokal,” jelasnya.
Untuk itu, Adnyana berharap sektor pariwisata di Bali harus bisa membangun sistem industri yang lebih tertib, profesional, transparan, dan berkesinambungan.
Terkait persoalan tersebut kata Adnyana, harus dibuat dulu ekosistemnya, sehingga mereka yang selama ini melanggar bisa masuk ke dalam ekosistem.
Baca Juga: Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA di Istana Élysée
“Dari sini mereka bisa paham tentang peraturan yang ada, apa yang harus dilakukan atau apa yang tidak boleh dilakukan,” katanya.
Menurutnya, selama ini sebagian dari mereka pemilik villa yang melanggar tidak tahu terkait pelanggaran yang dibuat ataupun belum tahu sistem perizinan.
Hal tersebut dikarenakan akibat kurangnya informasi, sehingga tidak mengetahui kemana dan bagaimana cara mengurus ijin ataupun bertanya terkait apa yang boleh dan tidak.
“Kami di BVRMA memberikan ruang kepada mereka yang belum memiliki ijin untuk bergabung belajar bersama, cari solusi bersama apa yang sebenarnya menjadi masalah dalam pariwisata Bali ini,” katanya.
Baca Juga: Jelang Purnabakti, Dua Personel Polsek Blahbatuh Dilepas
Saat ini kata Adnyana ada 70 perusahaan dan ribuan villa yang tergabung dalam BVRMA Bali, melalui event Bali Villa Conect yang tahun kedua dilaksanakan ini bertujuan membangun sebuah forum industri berskala besar.
Yang tujuannya mempertemukan villa operator, villa rental & management, travel agent, home-based agent, rent car, penyedia teknologi hospitality, PMS system, amenities supplier, hingga berbagai pelaku industri pendukung lainnya dalam satu ekosistem kolaboratif.
Editor : IGA Kusuma Yoni