Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fraksi Gerindra DPRD Badung Setujui Dua Ranperda Menjadi Perda

P

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara saat membacakan PU dalam rapat paripurna, Selasa (4/11).
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara saat membacakan PU dalam rapat paripurna, Selasa (4/11).


Advertisement

BALIEXPRESS.ID - DPRD Badung, Selasa (4/11) menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum (PU) Fraksi-fraksi.

Dalam kesempatan tersebut, Fraksi Partai Gerindra menyetujui Ranperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026 dan Ranperda tentang Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan Penanaman Modal untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda).

Rapat di ruang sidang Uttama Gosana DPRD Badung, dipimpin oleh Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti didampingi para Wakil Ketua, Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, I Made Wijaya, dan I Made Sunarta.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara mengawali pembacaan PU mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi musim hujan dan angin kencang yang berpotensi menimbulkan bencana.

Oleh karena itu, Fraksi Partai Gerindra Badung meminta Bupati dan jajarannya untuk siaga 24 jam, terutama BPBD, DLHK, DPUPR, Perkim, Pemadam, dan unit terkait lainnya.

Advertisement

“Kami juga mengapresiasi Bupati dan Wakil Bupati Badung yang telah bekerja keras dalam menjalankan visi misinya selama 8 bulan terakhir melalui program Sapta Krya Adicipta,” ujar Puspa Negara.

Terkait Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026, RAPBD tahun 2026 dirancang sebesar Rp 12,3 triliun lebih, naik 10,8 persen dari Rp 11,1 triliun lebih pada APBD perubahan tahun 2025.

Menurut perspektif Fraksi Gerindra, kenaikan ini masih berpotensi dikoreksi hingga 11,1 persen sesuai kondisi ekonomi dan fiskal daerah Badung yang sehat dan dinamis.

“Pendapatan asli daerah dirancang Rp 11,5 triliun lebih, naik 13,8 persen dari APBD perubahan tahun anggaran 2025 sebesar Rp 10,1 triliun lebih. Kenaikan ini patut diapresiasi, namun demikian kami meyakini masih ada potensi kenaikan PAD yang bersumber dari PHR dengan asumsi faktual dari kondisi spesifik jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Badung, yang ditarget naik dari 6,3 juta wisman di tahun 2025 menjadi 6,5 juta wisman di tahun 2026. Yang berarti target kunjungan wisman naik 3,17 persen. Artinya, sangat realistis jika pendapatan asli daerah masih berpotensi dinaikkan hingga 14,0 persen,” paparnya.

Fraksi Gerindra juga berpandangan bahwa berdasarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Badung pada tahun 2026 diperkirakan akan tumbuh positif dan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,4 persen.

Hal ini didukung oleh sektor pariwisata dan pembangunan infrastruktur.

“Khusus terhadap sektor pertanian dan UMKM juga hendaknya memperoleh perhatian yang serius dan seimbang agar pertumbuhan ekonomi dapat terus tumbuh dan berjalan secara berkelanjutan dan inklusif,” ungkapnya. 

Selanjutnya, terhadap Raperda tentang Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan Penanaman Modal, Fraksi Gerindra Badung mendukung langkah pemerintah untuk segera menetapkan sebagai peraturan daerah.

“Kami sependapat dengan Bupati bahwa peran penanaman modal terhadap pertumbuhan ekonomi sangatlah penting dan strategis, mengingat modal merupakan salah satu faktor utama dalam proses pembangunan ekonomi,” jelasnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Dukung Penundaan Pinjaman, DPRD Badung Minta Perencanaan Lebih Cermat

Dukung Penundaan Pinjaman, DPRD Badung Minta Perencanaan Lebih Cermat

DPRD Badung telah menanggapi rencana pemerintah untuk menunda pinjaman daerah dalam pembangunan infrastruktur tahun 2027.

Bahas Rancangan APBD 2027, DPRD Badung Dukung Pembangunan Infrastruktur

Bahas Rancangan APBD 2027, DPRD Badung Dukung Pembangunan Infrastruktur

DPRD Badung telah menggelar rapat paripurna masa persidangan pertama tahun 2026-2027 pada Kamis (29/10). Dalam rapat yang membahas empat Ranperda ini, Dewan Badung pun mendukung upaya pemerintah pembangunan infrastruktur

Bupati Adi Arnawa Sampaikan Penjelasan APBD 2027 dan Tiga Ranperda Strategis

Bupati Adi Arnawa Sampaikan Penjelasan APBD 2027 dan Tiga Ranperda Strategis

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 serta tiga Ranperda strategis lainnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer