Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penataan Pantai Kuta, BWS Bali-Penida Bersiap Menambah Pasir

P

Pipa gips besi yang dipasang untuk pengisian pasir dalam upaya penataan Pantai Kuta.
Pipa gips besi yang dipasang untuk pengisian pasir dalam upaya penataan Pantai Kuta.


Advertisement

BALIEXPRESS.ID - Penataan Pantai Kuta untuk mengantisipasi dampak abrasi kini terus berlanjut.

Dalam pengerjaannya, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida akan melakukan pengisian pasir.

Bahkan pipa besar yang akan mengirimkan pasir dari laut mulai dipasang di kawasan pantai tersebut.

PPK Sungai Pantai I, BWS Bali-Penida, Bambang Kardono mengatakan, saat ini penataan Pantai Kuta telah mencapai 22 persen dari target yang ditetapkan.

Penataan ini meliputi pembangunan empat breakwater, perbaikan satu breakwater, dan pengisian pasir. “Sebenarnya harus target 10 persen di tahun ini tapi kami sudah mencapai 22 persen,” ujar Bambang, saat dikonfirmasi Selasa (18/11).

Advertisement

Pihaknya menyebutkan, saat ini dalam tahap penataan dirancang untuk pengisian pasir.

Rencananya pengisian pasir akan dimulai paling lambat Desember 2025.

Bahkan saat ini dirinya mengaku, pipa yang akan digunakan menyemburkan pasir dari kapal sedang dilakukan pemasangan.

“Kami menginstal pipa gips besi, nanti pasirnya ditransfer dengan sistem penyemburan. Kapalnya nanti berada di tengah laut di depan Kartika Plaza kemungkinan, karena di sana lautnya dalam,” ungkapnya.

Bambang menerangkan, pemasangan pipa ini akak dilakukan sepanjang 1 Km menuju laut.

Saat ini pipa berukuran besar tersebut telah terpasang sekitar 600 meter.

Saat ini sedang berproses administrasi mendatangkan kapal dengan muatan pasir tersebut.

“Itu administrasi dengan KKP dan izin ke Pelabuhan Benoa,” ucapnya, seraya menyatakan selesai pengisian pasir pipa tersebut juga akan dibongkar.

Untuk pasir yang akan digunakan, Ia mengaku, diambil dari laut Jimbaran yang berjarak 12 Km dari bibir pantai.

Pasir ini diambil di kedalaman 40-60 meter di bawah laut.

Dirinya memastikan pengambilan pasir ini tidak akan merusak ekosistem di sekitarnya.

“Ini sudah sesuai kajian, Amdal pun disetujui. Pasir ini di tengah laut, di palung, pasir yang tidak bisa keluar,” terangnya.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, dalam penataan ini juga dilakukan pembangunan empat breakwater dan satu perbaikan.

Kelima breakwater ini berada di dekat Bandara I Gusti Ngurah Rai hingga Setra Asem Celagi di Pantai Kuta.

“Untuk targetnya (breakwater) di Desember ini sudah selesai,” jelasnya. (*)

Advertisement
Editor : Putu Resa Kertawedangga

Artikel Terkait

Tinjau Penanganan Abrasi Pantai Kuta, Megawati Minta Penanganan Menyeluruh

Tinjau Penanganan Abrasi Pantai Kuta, Megawati Minta Penanganan Menyeluruh

Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Megawati Soekarnoputri mantau penanganan abrasi di Pantai Kuta. Presiden Republik Indonesia ke-5 ini pun meminta agar penataan dilakukan secara menyeluruh.

Percantik Kawasan, Progres Penataan Trotoar Jalan Pantai Kuta Capai 10 Persen

Percantik Kawasan, Progres Penataan Trotoar Jalan Pantai Kuta Capai 10 Persen

Pedestrian atau trotoar di Jalan Pantai Kuta kini dalam proses perbaikan. Dalam penataan tersebut kawasan pejalan kaki ini dibuat lebih lebar dan akan dilengkapi taman.

Percantik Kawasan Pantai Kuta, Pemkab Badung Bangun Trotoar Selebar 3,5 meter

Percantik Kawasan Pantai Kuta, Pemkab Badung Bangun Trotoar Selebar 3,5 meter

Kawasan Pantai Kuta kini terus dipercantik oleh Pemkab Badung. Selain penataan di kawasan pantai kini trotoar di jalan depan pantai tersebut juga sedang dalam tahap perbaikan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer