Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tragedi Kembang Api di Lovina, Pria Ini Dikeroyok hingga Masuk Rumah Sakit

D
Penulis: Dian Suryantini❯

 

Ilustrasi pengeroyokan
Ilustrasi pengeroyokan

BALIEXPRESS.ID – Harapan Komang Sudiartana, 33, untuk menutup tahun 2025 dengan suka cita bersama keluarga harus sirna.


Advertisement

Pria asal Banjar Dinas Celukbuluh, Buleleng ini justru mengawali hari pertama tahun 2026 di ruang perawatan rumah sakit.

Sudiartana menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok warga saat merayakan malam pergantian tahun di kawasan wisata Pantai Lovina, Kamis (1/1/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Binaria, Desa Kalibukbuk, Buleleng, sekitar pukul 00.30 Wita.

Advertisement

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban bersama enam anggota keluarganya tengah menikmati suasana pergantian tahun di pesisir pantai.

Sebagaimana tradisi perayaan pada umumnya, korban menyalakan kembang api untuk memeriahkan suasana.

Nahas, salah satu batang kembang api yang dinyalakan korban diduga mengalami kerusakan atau patah saat sedang menyala.

Advertisement

Alih-alih meluncur tegak lurus ke angkasa, ledakan kembang api tersebut justru melesat tidak terarah ke area pantai. Hal inilah yang memicu ketegangan di lokasi kejadian.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi merasa terganggu dan terancam oleh arah ledakan petasan tersebut.

Teguran keras pun dilontarkan kepada korban, yang kemudian memicu adu mulut hebat.

Meski suasana sempat memanas, korban memilih untuk mengalah dan memutuskan meninggalkan lokasi guna menghindari keributan yang lebih panjang.

Namun, saat korban hendak menuju kendaraannya untuk pulang, situasi berubah menjadi anarkis.

Tanpa disangka, sekelompok orang tiba-tiba menghadang dan menyerang korban.

Sudiartana yang tidak sempat membela diri menjadi korban pemukulan. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek cukup serius pada bagian mulut kiri atas hingga mengeluarkan banyak darah.

Melihat kondisi korban, pihak keluarga segera mengevakuasinya ke RS Parama Sidhi Singaraja untuk mendapatkan tindakan medis.

Tak terima dengan perlakuan kasar tersebut, korban yang didampingi keluarga langsung menuju Mapolres Buleleng untuk membuat laporan resmi dengan nomor LP/B/1/I/2026/SPKT/POLRES BULELENG/POLDA BALI.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan secara bersama-sama tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah bergerak cepat dengan mengumpulkan keterangan dari pihak korban.

"Laporan sudah kami terima. Peristiwa ini dipicu oleh insiden kembang api yang arah ledakannya tidak sesuai, sehingga terjadi cekcok yang berujung pada dugaan pengeroyokan terhadap korban," jelas Yohana.

Saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Buleleng. Petugas tengah melakukan penyelidikan mendalam (lidik) untuk mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

"Personel di lapangan sedang mengumpulkan bukti-bukti tambahan dan memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi saat kejadian. Kami berkomitmen untuk memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku agar kejadian serupa tidak terulang di kawasan wisata," tegas Yohana. (*)

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Cerita Dua Warga Kalibukbuk yang Merawat Karang Lovina: Menjaga Laut, Menjaga Hidup

Cerita Dua Warga Kalibukbuk yang Merawat Karang Lovina: Menjaga Laut, Menjaga Hidup

Nelayan Lovina, Buleleng yang dahulu menyaksikan indahnya terumbu karang kini ikut bergerak memulihkannya.

Di Balik Lomba Sampi Gerumbungan Buleleng, Modal Puluhan Juta Rawat Sapi Teknik Mepagrug

Di Balik Lomba Sampi Gerumbungan Buleleng, Modal Puluhan Juta Rawat Sapi Teknik Mepagrug

 Derap langkah sepasang sapi Bali yang berjalan serasi di arena Lapangan Desa Kaliasem, Buleleng menjadi salah satu atraksi yang paling menyita perhatian dalam rangkaian Lovina Festival 2026. Lomba Sampi Gerumbungan.

Lovina Festival 2026 Targetkan 25 Ribu Wisatawan, Angkat Tema Theatre of Dolphins

Lovina Festival 2026 Targetkan 25 Ribu Wisatawan, Angkat Tema Theatre of Dolphins

Pemkab Buleleng menargetkan Lovina Festival 2026 mampu menarik sedikitnya 25 ribu kunjungan wisatawan selama lima hari pelaksanaan, 24–28 Juli 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer