Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cegah LSD Masuk Bangli, Peternak Diminta Selektif Datangkan Sapi

I
Penulis: I Made Mertawan❯
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli I Wayan Sarma.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli I Wayan Sarma.

BALIEXPRESS.ID – Pemkab Bangli memastikan wilayahnya masih aman dari penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) yang menyerang sapi dan kerbau, meski wabah tersebut sempat ditemukan di Kabupaten Jembrana.


Advertisement

Kewaspadaan tetap diperketat melalui berbagai upaya. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma.

Sarma mengatakan bahwa Bangli hingga kini belum menemukan kasus LSD.

Hal ini tidak terlepas dari langkah Pemkab Jembrana yang langsung memberlakukan lockdown ternak setelah sejumlah sapi positif LSD.

Advertisement

LSD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan menyerang sapi serta kerbau.

Penyakit ini ditandai dengan munculnya benjolan atau totol-totol pada kulit ternak.

Selain itu, sapi yang terinfeksi biasanya mengalami demam tinggi dan pembengkakan pada bagian leher. Dalam kondisi tertentu, penyakit ini dapat menyebabkan kematian ternak.

Advertisement

Sarma menyebutkan bahwa penularan LSD dapat terjadi melalui udara maupun melalui vektor seperti lalat yang sebelumnya hinggap pada sapi terpapar.

Oleh karena itu, potensi penyebaran penyakit ini dinilai cukup cepat jika tidak diantisipasi.

Untuk mencegah masuknya LSD ke Bangli, Dinas PKP Bangli menekankan pentingnya penerapan biosekuriti.

Akses keluar-masuk kandang dibatasi untuk mengurangi risiko penularan. Peternak juga diingatkan agar tidak sembarangan mendatangkan ternak baru. 

"Kami mengimbau peternak yang ingin mendatangkan  bibit harus dipastikan asal bibit aman dari LSD," pesan Sarma pada Minggu (18/1/2026).

Dalam waktu dekat, lanjut Sarma, Dinas PKP juga Bangli akan mengumpulkan para penyuluh peternakan.

Langkah ini dilakukan untuk memberikan pemahaman terkait LSD agar penyuluh mampu menyampaikan upaya pencegahan kepada peternak. Dengan begitu populasi sapi sekitar 53 ribu ekor aman dari LSD. (*)

 

Advertisement
Editor : I Made Mertawan

Artikel Terkait

Diduga Melanggar, Satpol PP Badung Panggil Pemilik Bangunan di Subak Munggu

Diduga Melanggar, Satpol PP Badung Panggil Pemilik Bangunan di Subak Munggu

Satpol PP Badung melakukan sidak terhadap pembangunan di kawasan Subak Munggu, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Jumat (4/9).

Sudah Retak sejak Dua Hari, Tebing Pura Kehen Bangli Longsor Timbun Empat Kios

Sudah Retak sejak Dua Hari, Tebing Pura Kehen Bangli Longsor Timbun Empat Kios

Empat kios pedagang di kawasan parkir Daya Tarik Wisata (DTW) Pura Kehen, Kelurahan Cempaga, Kabupaten Bangli, tertimbun longsor pada Minggu (1/11/2026) malam.

Jalan Penghubung Dua Wilayah di Bangli Putus Total, Kedalaman Ambles Capai 6 Meter

Jalan Penghubung Dua Wilayah di Bangli Putus Total, Kedalaman Ambles Capai 6 Meter

Ruas jalan kabupaten di Desa Persiapan Pulesari, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, ambles hingga putus total. Kejadian ini akibat hujan deras.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer