Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Digitalisasi Administrasi Pendidikan, Buleleng Targetkan Tuntas E-Surat dan TTE Tingkat SD Tahun Ini

D
Penulis: Dian Suryantini❯
Pelatihan e-surat dan TTE di Kominfosanti Buleleng
Pelatihan e-surat dan TTE di Kominfosanti Buleleng
 
SINGARAJA, BALI EXPRESS – Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memacu akselerasi transformasi digital guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, efektif, dan efisien. Fokus utama pada awal tahun 2026 ini diarahkan pada sektor pendidikan. 
 
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng menargetkan implementasi aplikasi E-Surat dan Tanda Tangan Elektronik (TTE) bagi seluruh Sekolah Dasar (SD) Negeri tuntas di tahun ini.
 
Langkah strategis tersebut diawali dengan penyelenggaraan pelatihan teknis dan aktivasi akun TTE yang menyasar para operator serta kepala sekolah. 
 
Kepala Bidang Persandian dan Statistik, Komang Ery Marta Pariata menegaskan bahwa adopsi teknologi TTE dan E-Surat bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk memangkas birokrasi yang kaku. Selama ini, kendala geografis seringkali menjadi penghambat dalam distribusi dokumen resmi antara dinas dan satuan pendidikan di pelosok.
 
"Pemanfaatan E-Surat dan TTE sangat krusial dalam menciptakan efektivitas kerja. Kami mewajibkan seluruh SD Negeri di Buleleng untuk bermigrasi ke sistem digital ini. Tujuannya jelas, agar proses pengiriman dan penerimaan dokumen tidak lagi terkendala jarak. Tidak perlu lagi ada perjalanan jauh hanya untuk sekadar mengantar surat fisik," ujar Ery Marta.
 
 
Berdasarkan data teknis, Dinas Kominfosanti telah memfasilitasi sekitar 400 akun E-Surat bagi seluruh SD Negeri di Kabupaten Buleleng. Namun, tantangan muncul pada tahap aktivasi TTE. Hingga saat ini, tercatat baru sekitar 50 persen dari total akun yang ada yang telah mengaktifkan fitur tanda tangan elektronik tersertifikasi tersebut.
 
Meski demikian, Kabid Ery menyatakan optimisme tinggi bahwa sisa kuota aktivasi tersebut dapat dikejar sebelum pergantian tahun. Pelatihan intensif akan terus dilakukan secara bergiliran bagi sekolah-sekolah yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan sistem.
 
 
Kehadiran sistem digital ini disambut baik oleh para praktisi pendidikan di lapangan. Luh Kutariani, Ketua Gugus 6 Kecamatan Sukasada, mengungkapkan bahwa kendala klasik yang dihadapi sekolah selama ini adalah keterlambatan informasi akibat distribusi surat manual yang memakan waktu.
 
"Jarak antar sekolah yang berjauhan sering membuat surat fisik terlambat sampai. Dengan pelatihan dan aktivasi TTE ini, kami merasa sangat terbantu. Kendala waktu dan jarak kini bisa teratasi hanya dengan beberapa klik di perangkat komputer," kata Luh Kutariani yang hadir bersama perwakilan guru dari delapan sekolah di wilayahnya.
 
Ia berharap, paska pelatihan ini, seluruh satuan pendidikan khususnya di Gugus 6 Sukasada dapat langsung mengimplementasikan sistem tersebut dalam urusan administrasi harian. Dengan integrasi ini, diharapkan manajemen dokumen di sekolah-sekolah dasar di Buleleng menjadi lebih modern dan transparan, sejalan dengan visi besar digitalisasi daerah. ***

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

26 Tahun Biznet, Terus Berinovasi Menghadirkan Pengalaman Digital Terbaik untuk Indonesia

26 Tahun Biznet, Terus Berinovasi Menghadirkan Pengalaman Digital Terbaik untuk Indonesia

Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat komitmennya dalam membangun infrastruktur digital untuk masa depan digital Indonesia.

Polres Gianyar Bekali 77 Pelajar dengan Pemahaman AI

Polres Gianyar Bekali 77 Pelajar dengan Pemahaman AI

BALIEXPRESS.ID - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mendorong Polres Gianyar mengambil peran dalam meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar. Sebanyak 77 siswa SMA/SMK/MA d

Anak dan Layar Digital: Berapa Lama Screen Time yang Dianjurkan?

Anak dan Layar Digital: Berapa Lama Screen Time yang Dianjurkan?

Perangkat digital seperti telepon pintar, tablet, televisi, dan komputer telah menjadi bagian dari kehidupan anak. Perangkat elektronik tersebut dapat bermanfaat sebagai sarana komunikasi, hiburan, dan pembelajaran.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer