Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pansus TRAP DPRD Bali Tutup Vila Mewah di Kawasan Mangrove Buleleng

R
Penulis: Rika Riyanti❯
TUTUP: Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) DPRD Provinsi Bali yang dipimpin I Made Supartha bersama tim Pansus melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan resor mewah Plataran, Kabupaten Buleleng, pada Selasa sore (28/4).
TUTUP: Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) DPRD Provinsi Bali yang dipimpin I Made Supartha bersama tim Pansus melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan resor mewah Plataran, Kabupaten Buleleng, pada Selasa sore (28/4).

Advertisement

 

BALIEXPRESS.ID  — Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) DPRD Provinsi Bali yang dipimpin I Made Supartha bersama tim Pansus melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan resor mewah Plataran, Kabupaten Buleleng, pada Selasa sore (28/4).

Dalam sidak tersebut, Pansus TRAP menemukan dugaan pelanggaran serius terhadap aturan tata ruang dan perlindungan lingkungan.

Advertisement

Kawasan resor diketahui berdiri di dalam Taman Nasional Bali Barat di atas lahan seluas kurang lebih 382 hektare dengan total 18 unit vila.

Dari jumlah tersebut, sedikitnya lima unit vila mewah teridentifikasi berdiri langsung di atas kawasan konservasi mangrove.

Advertisement

Selain itu, ditemukan indikasi kuat adanya aktivitas penebangan mangrove, pemadatan lahan, serta pelanggaran terhadap garis sempadan pantai sejauh 100 meter dari garis air pasang tertinggi.

Atas temuan ini, Pansus TRAP DPRD Bali secara tegas merekomendasikan penghentian operasional serta penutupan sementara terhadap aktivitas beberapa vila mewah di kawasan tersebut hingga proses investigasi dan penegakan hukum dilakukan secara menyeluruh.

Ketua Pansus TRAP, I Made Supartha, bersama tim menegaskan bahwa nilai ekonomi tidak boleh mengorbankan kelestarian lingkungan.

“Kami menemukan vila mewah dengan tarif mencapai Rp13,5 juta per unit/malam, namun dibangun di atas kawasan mangrove yang dilindungi. Ini jelas pelanggaran serius. Tidak boleh ada kompromi terhadap perusakan kawasan konservasi,” tegasnya.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Mundurnya Golkar dari Pansus TRAP Disorot, For Hati Bali Ingatkan Pentingnya Menjaga Kepercayaan Publik

Mundurnya Golkar dari Pansus TRAP Disorot, For Hati Bali Ingatkan Pentingnya Menjaga Kepercayaan Publik

Forum Pemerhati Pembangunan Bali (For Hati Bali) menilai penyelesaian tugas pansus tetap perlu menjadi prioritas agar tidak memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif.

Audiensi For Hati Bali dengan Gubernur Ditunda, Soroti Tindak Lanjut Rekomendasi Pansus TRAP

Audiensi For Hati Bali dengan Gubernur Ditunda, Soroti Tindak Lanjut Rekomendasi Pansus TRAP

Sekitar 200 anggota For Hati Bali direncanakan mendatangi Kantor Gubernur Bali untuk menyampaikan sejumlah aspirasi. Namun, agenda itu dibatalkan setelah belum ada kepastian mengenai pertemuan dengan Gubernur Bali.

Ketua Pansus TRAP Pastikan Kinerja Tetap Berjalan Meski Fraksi Golkar Tarik Anggota

Ketua Pansus TRAP Pastikan Kinerja Tetap Berjalan Meski Fraksi Golkar Tarik Anggota

Terkait penarikan anggota Fraksi Golkar, Supartha menyebut pihaknya masih menunggu surat resmi yang disampaikan kepada pimpinan DPRD sebelum dibahas lebih lanjut.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer