Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Atlet Catur Buleleng Rebut Enam Piala di Turnamen Internasional Bali

D
Penulis: Dian Suryantini❯
Pecatur Buleleng yang meraih juara dalam turnamen di Gianyar.
Pecatur Buleleng yang meraih juara dalam turnamen di Gianyar.

Advertisement

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Dominasi atlet catur Kabupaten Buleleng kembali terlihat dalam ajang Rapid Chess Tournament Open 2026 yang digelar di kawasan Krisna Oleh-Oleh Khas Bali, akhir pekan lalu. Dalam turnamen yang diikuti ratusan peserta dari dalam dan luar negeri itu, pecatur Buleleng sukses memborong enam piala dari berbagai kategori.

Kejuaraan yang diselenggarakan Percasi Bali bekerja sama dengan Krisna Oleh-Oleh tersebut menjadi salah satu turnamen catur cepat paling bergengsi di Bali tahun ini. Total sebanyak 416 peserta ambil bagian, terdiri dari 248 peserta kategori pelajar tingkat SD hingga SMA/SMK serta 168 peserta kategori umum.

Tak hanya diikuti peserta dari Bali, turnamen ini juga menarik minat pecatur dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur. Bahkan sejumlah peserta mancanegara dari Inggris, Rusia, dan Ukraina turut meramaikan persaingan.

Advertisement

Di tengah ketatnya kompetisi, atlet-atlet muda Buleleng mampu menunjukkan kualitas permainan yang menjanjikan. Pecatur muda Putu Paramitha Parameswari dari SD Negeri 3 Kaliasem tampil paling menonjol setelah berhasil menyabet dua gelar sekaligus. Ia keluar sebagai juara pertama kategori SD dan juga meraih predikat pemain putri terbaik.

Sementara itu, Komang Radika Wikrama dari SD Negeri 1 Banjar Jawa berhasil merebut medali perunggu pada kategori SD putra. Prestasi serupa juga diraih I Kadek Agus Prabangsa dari SMP Negeri 1 Singaraja yang finis di posisi ketiga kategori SMP putra.

Pada kategori umum putri, dua pecatur Buleleng juga sukses naik podium. Kadek Lusiana meraih medali perak sebagai juara kedua, sedangkan Ni Made Putri Suaryanadi memperoleh medali perunggu sebagai juara ketiga.

Advertisement

Ketua Umum Pengkab Percasi Buleleng, Nyoman Suarjana, mengaku bangga atas capaian para atletnya. Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet catur di Buleleng mulai menunjukkan perkembangan positif.

Ia menilai pengalaman bertanding dalam turnamen besar seperti ini sangat penting bagi perkembangan atlet, terutama dalam membangun mental bertanding dan kemampuan membaca strategi lawan.

“Kejuaraan seperti ini bukan hanya soal mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi tempat atlet belajar menghadapi tekanan pertandingan. Mental bertanding itu sangat penting,” ujarnya, Senin (11/5).

Suarjana berharap keberhasilan para pecatur muda tersebut dapat memotivasi atlet-atlet lainnya untuk terus berlatih dan aktif mengikuti kompetisi. Ia optimistis, dengan jam terbang yang semakin tinggi, Buleleng mampu melahirkan bibit-bibit pecatur berprestasi yang siap bersaing pada ajang lebih besar, termasuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali mendatang. ***

Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Mahayastra,  Dorong Ketua OSIS dan Kader KALIBRASI Jadi Pelopor Demokrasi di Kalangan Muda

Bupati Mahayastra,  Dorong Ketua OSIS dan Kader KALIBRASI Jadi Pelopor Demokrasi di Kalangan Muda

BALIEXPRESS.ID - Bupati  Gianyar I Made Mahayastra mendorong generasi muda untuk membangun budaya demokrasi melalui kepemimpinan yang berintegritas, sikap saling menghargai, serta kecakapan dalam menyaring informasi. Hal

Perlindungan Debitur KUR Mikro Jadi Perhatian, Kepesertaan BPJS Masih 25 Persen

Perlindungan Debitur KUR Mikro Jadi Perhatian, Kepesertaan BPJS Masih 25 Persen

Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di wilayah Gianyar, Ubud, dan Semarapura masih perlu diperluas.

Amor ing Acintya! Terjebak Kobaran Api, Pria 50 Tahun Tak Tertolong dalam Kebakaran Rumah di Ubud

Amor ing Acintya! Terjebak Kobaran Api, Pria 50 Tahun Tak Tertolong dalam Kebakaran Rumah di Ubud

Kebakaran rumah tinggal di Banjar Yangloni, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar, Rabu (21/10/2026), berujung maut. Ketut Marsa, 50, ditemukan meninggal dunia.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer