Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Maestro Dongeng Bali I Made Taro Tutup Usia

R
Penulis: Rika Riyanti❯
KENANG: Putra keempat almarhum, I Ketut Tarmadi
KENANG: Putra keempat almarhum, I Ketut Tarmadi

Advertisement

 

BALIEXPRESS.ID – Dunia sastra dan seni anak Indonesia berduka atas wafatnya maestro dongeng Bali sekaligus pendiri Sanggar Kukuruyuk, I Made Taro.

Tokoh yang dikenal konsisten melestarikan cerita rakyat dan permainan tradisional Bali itu meninggal dunia pada Kamis (23/7) sekitar pukul 01.30 Wita dalam usia 87 tahun.

Advertisement

I Made Taro mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif selama kurang lebih satu bulan di rumah sakit.

Kepergiannya bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional.

Putra keempat almarhum, I Ketut Tarmadi, mengungkapkan bahwa keluhan kesehatan pertama kali muncul sekitar sepekan sebelum Hari Raya Kuningan.

Saat itu sang ayah mengeluhkan sakit pada bagian perut, meski sebelumnya masih beraktivitas seperti biasa.

"Bapak jarang sekali mengeluh. Tapi saat itu beliau mengeluh sakit perut. Waktu itu sempat saya urut pakai minyak adas karena hari sebelumnya BAB-nya lancar," tutur Ketut Tarmadi.

Karena rasa sakit tak kunjung mereda, keluarga kemudian membawa I Made Taro ke Rumah Sakit Bali Mandara pada malam harinya.

Hasil pemeriksaan rontgen dan CT scan menunjukkan adanya gangguan pada usus halus yang dipicu riwayat hernia yang telah lama diderita.

Advertisement

Artikel Terkait

Giri Prasta Turun ke Lokasi Longsor Pelaga, Dua Korban Masih Dicari

Giri Prasta Turun ke Lokasi Longsor Pelaga, Dua Korban Masih Dicari

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan anggota DPRD Badung Made Bima Nata meninjau lokasi longsor pada Senin (2/11).

Gelar Seminar, Women’s World Banking Ungkap 23 Persen Usaha Perempuan Bertahan Lebih dari 5 Tahun

Gelar Seminar, Women’s World Banking Ungkap 23 Persen Usaha Perempuan Bertahan Lebih dari 5 Tahun

Riset tersebut menemukan hanya 44 persen pengusaha perempuan yang mampu mempertahankan usahanya selama tiga hingga lima tahun. Sementara itu, hanya 23 persen yang dapat bertahan lebih dari lima tahun.

Bidik 64 Ribu Pekerja, Perlindungan Jaminan Sosial Diperluas Lewat Jaringan BPR

Bidik 64 Ribu Pekerja, Perlindungan Jaminan Sosial Diperluas Lewat Jaringan BPR

Pekerja sektor informal dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi sasaran perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dengan PT BPR Bank Nusamba Bali Nus

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer