Tiga Rumah dan Satu Garasi Tertimbun Longsor di Tabanan, Seorang Warga Luka

BALIEXPRESS.ID- Hujan perdana yang terjadi di Kabupaten Tabanan pada Selasa (27/10/2026), membawa dampak bencana longsor di Perumahan Puskopad 2, BTN Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.
Tiga rumah di perumahan tersebut tertimbun tanah longsor dan tertimpa pohon. Bencana ini juga menyebabkan Veronica Sulastri Putri Pura, 21, mengalami luka ringan setelah tertimpa reruntuhan tembok rumah.
Kapolsek Kediri Kompol I Putu Budiawan menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 Wita saat para penghuni rumah sedang beristirahat.
Baca Juga: Bupati Bangli Geser Dirga Yusa Jadi Staf Ahli, Sempat Disorot soal Hibah Rp14,3 Miliar Tak Cair
Saat kejadian, hujan turun cukup deras mengguyur kawasan tersebut. “Dari keterangan korban, korban mengaku tiba—tiba mendengar suara pohon tumbang dari belakang rumah dan beberapa saat kemudian tanah yang ada di bagian belakang rumah tersebut longsor dan menimpa tembok bangunan hingga roboh,” jelasnya.
Para penghuni rumah bisa menyelamatkan diri karena begitu mendengar suara pohon tumbang bergegas keluar.
Celaka, saat proses tersebut, seorang perempuan tertimpa reruntuhan tembok rumahnya.
"Beruntung korban hanya menderita luka ringan. Namun pihak keluarga kemudian membawa korban ke RSUD Tabanan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," beber Budiawan.
Berdasarkan laporan kepolisian, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, untuk kerugian materiil akibat longsor tersebut masih belum dapat diperkirakan.
Longsor diduga dipicu struktur tanah yang miring dan hujan lebat serta kondisi tembok yang memang sudah tua.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan I Nyoman Srinadha Giri menyebutkan bencana tidak hanya terjadi di Perumahan Puskopad ini.



