Banjir Terjang Tambang Galian C Selat Karangasem, Dua Ekskavator Hanyut

BALIEXPRESS.ID- Aktivitas tambang galian C di Kecamatan Selat, Karangasem, lumpuh setelah banjir menerjang kawasan tersebut.
Tak hanya menutup areal tambang dengan material banjir, derasnya aliran sungai juga menyeret dua unit ekskavator hingga hanyut.
Peristiwa itu terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut sejak Minggu (1/11/2026) malam hingga Senin (2/11/2026) dini hari.
Baca Juga: Sudah Retak sejak Dua Hari, Tebing Pura Kehen Bangli Longsor Timbun Empat Kios
Luapan air sungai dengan volume cukup besar membuat kawasan aktivitas tambang terdampak cukup parah.
I Wayan Wardana, 38, salah seorang sopir truk material, mengatakan dua alat berat yang berada di kawasan galian C tidak mampu bertahan saat banjir menerjang. Keduanya terseret derasnya arus sungai.
"Ada dua alat berat yang hanyut dampak dari hujan deras semalam," ujar Wardana.
Dampak banjir juga langsung dirasakan para pekerja tambang. Sebagian besar areal tambang tertutup material yang terbawa aliran air sehingga aktivitas pengambilan batu tidak memungkinkan dilakukan.
Wardana mengaku sempat mendatangi kawasan tersebut untuk mencari material.
Namun, melihat kondisi lapangan yang belum aman, dia memilih membatalkan aktivitas dan kembali pulang.
"Banyak yang tutup. Niatnya mau mencari batu, tetapi karena kondisinya seperti ini, saya akhirnya memilih balik," tuturnya.



