BALIEXPRESS.ID - Koalisi Indonesia Maju (KIM) telah menggelar rapat terkait pelaksanaan Pilkada 2024 di Bali.
Dalam rapat tersebut pun telah memunculkan kesepakatan untuk mengusung Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah menjadi Calon Wakil Gubernur Bali.
Rapat yang dilaksanakan, Sabtu (13/7) ini dihadiri langsung oleh para petinggi partai di Bali.
Seperti Ketua DPD Gerindra Bali I Made Muliawan Arya atau De Gadjah, Ketua DPD Partai Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry, Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta, Ketua DPW PSI Bali, I Nengah Yasa Adi Susanto, dan Ketua DPW Partai Nasdem Bali, Julie Sutrisno Laiskodat.
De Gadjah saat dikonfirmasi, Minggu (14/7) tidak memungkiri bahwa dirinya ditunjuk menjadi calon Wakil Gubernur Bali.
Hal ini diakuinya sebagainhasilnrapat yang telah dilaksanakan dengan petinggi partai yang tergabung dalam KIM.
“Kemarin kami rapat koalisi, memantapkan koalisi. Untuk Pilgub sudah sepakat, mereka memilih wakilnya De Gadjah,” ujarnya.
Baca Juga: Pemuda Ini Berhak Terbang Seumur Hidup Usai Lahir di Pesawat Garuda; Ternyata Ada Aturan Pakainya
Dalam rapat tersebut juga dilakukan pembahasan bakal calon Gubernur Bali. Hanya saja belum dilakukan penetapan.
Sebab hal ini masih menunggu keputusan dari pusat. Meski demikian sejumlah nama yang bakal diusung telah diajukan ke pusat.
“Untuk calon gubernurnya, masih menunggu keputusannpusat. Sudah ada beberapa nama yang masuk tinggal ketok palu pusat,” jelas Ketua Pertina Bali tersebut.
Untuk memenangkan calon yang akan diusung oleh KIM di Bali, telah ditentukan koordinator di masing-masing wilayah.
Baca Juga: 6 Rekor Dipecahkan Lamine Yamal di Euro 2024, Gusur Cristiano Ronaldo, Jude Bellingham, hingga Pedri
Koordinator ini dipilih berdasarkan partai pemenang. De Gadjah menjelaskan, dari KIM di Kota Denpasar dan Karangasem dimenangkan oleh Gerindra. Sehingga Gerindra akan menjadi koordinator.
“Kalau di daerah kami sudah sepakat, siapa yang menjadi partai pemenang di KIM, dia menjadi koordinator atau leading sektor di daerah tersebut,” tegasnya.
Kemudian untuk di Kabupaten Badung dan Buleleng yang menjadi leading sektor Partai Golkar. Kemudian untuk Kabupaten Jembrana koordinator adalah Partai Demokrat.
“Jadi semua harus legowo, tidak boleh ngotot-ngototan siapa nomor satu siapa nomor dua. Semua keputusan bersama, semua calon milik bersama,” tegasnya.
Baca Juga: Tak Cuma Tiket Gratis Seumur Hidup, Pemuda Lahir di Pesawat Juga Diberi Nama ‘Garuda’
Sebagai informasintambahan, nama De Gadjah sejatinya sudah tidak asing lagi sebagai kandidat yang bakal maju dalam Pilkada 2024. Bahkan De Gadjah sudah banyak disandingkan dengan beberapa calon.
Ada paket Mantra-Mulia yakni calon Gubernurnya Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Kemudian De Gadjah juga santer diisukan akan menjadi pendamping I Wayan Koster. (esa)
Editor : Wiwin Meliana