Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Empat Tahun Beroperasi, Trans Metro Dewata belum Maksimal: Dirut PT Satria Trans Jaya Ungkap Penyebabnya

Rika Riyanti • Senin, 9 September 2024 | 23:31 WIB
TRANS METRO: Sebagai alat transportasi public, Trans Metro Dewata belum sepenuhnya dimanfaatkan masyarakat seperti diungkap Dirut PT Satria Trans Jaya.
TRANS METRO: Sebagai alat transportasi public, Trans Metro Dewata belum sepenuhnya dimanfaatkan masyarakat seperti diungkap Dirut PT Satria Trans Jaya.

BALIEXPRESS.ID - Trans Metro Dewata (TMD) telah beroperasi selama empat tahun, namun masih mengalami kendala, termasuk ketiadaan angkutan pengumpan (feeder).

Hal ini disinyalir menyebabkan rendahnya antusiasme masyarakat menggunakan alat transportasi tersebut.

Seperti diakui oleh Direktur Utama (Dirut) PT Satria Trans Jaya sebagai operator bus TMD, Ketut Edi Dharma Putra di sela-sela perayaan HUT ke-4 PT Satria Trans Jaya di Denpasar.

Menurutnyta, pengadaan feeder dianggap penting untuk menjadikan TMD sebagai transportasi publik terintegrasi, sehingga penumpang merasa nyaman saat dijemput di halte dan diantar ke tujuan.

Operator mendorong adanya feeder untuk meningkatkan kenyamanan dan integrasi layanan.

“Jadi sekarang kan belum terintegrasi. Begitu sampai di halte, tidak ada yang menjemput (penumpang). Itu dia feeder," ujar Edi, Senin (9/9).

Dijelaskan, feeder yang direncanakan berbentuk minibus seperti bemo. Kendaraan ini akan menjemput penumpang di halte dan mengantar ke tujuan.

Selain meningkatkan kualitas transportasi publik, feeder ini diharapkan menawarkan ongkos lebih murah, sehingga penumpang tidak perlu memesan transportasi lain yang lebih mahal.

"Karena begitu turun di halte, sudah ada angkutan. Tujuan angkutan umum itu kan biaya terjangkau. Kalau dia turun, nggak ada angkutan, dia cari online, kan mahal jadinya," terangnya.

 Terkait pengadaan feeder ini, Edi berharap agar pemerintah di kabupaten/kota area Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar, Tabanan (Sarbagita) dapat memfasilitasinya.

Sejauh ini, baru satu feeder telah beroperasi di wilayah Sanur, Denpasar.

PT Satria Trans Jaya sebagai operator Trans Metro Dewata merupakan trayek utama.

Sementara feeder, kata Edi, sebagai trayek cabang atau ranting. Seluruhnya, diharapkan terintegrasi dengan PT Satria Trans Jaya.

“Terkoneksi dengan Satria. Kami trayek utama. Nanti ada cabangnya, ada trayek rantingnya. Jadi saling suplai," tuturnya.

Edi menyoroti pentingnya pembenahan halte bus, karena hanya halte di Jalan PB Sudirman yang layak, sementara yang lain masih berupa bus stop sederhana, yang kurang nyaman bagi penumpang.

Hal ini dianggap sebagai alasan rendahnya minat masyarakat menggunakan transportasi publik.

Ia berharap pemerintah melakukan renovasi halte untuk meningkatkan kenyamanan.

"Kami berharap begitu (renovasi halte). Angkutan umum tanggung jawab pemerintah. Sekarang kan pemerintah pusat yang menyiapkan ini (Trans Metro Dewata,red) melalui APBN. Kami harapkan provinsi, kabupaten/kota juga melaksanakan hal yang sama (renovasi halte),” katanya.

 Sementara itu, dilihat dari data, jumlah penumpang Bus TMD sepanjang tahun 2023 hanya 2.074.339 orang dengan load faktornya baru mencapai 39,87%.

Sedangkan, pada tahun 2024 ini (hingga Juni 2024) baru mencapai 885.103 orang atau 15,62%.

Padahal, biaya operasional yang dikeluarkan mencapai Rp4 miliar per bulan yang masih disubsidi dari APBN.

Saat ini Bali memiliki total 105 armada Bus TMD. Sebanyak 95 unit di antaranya dioperasikan setiap hari yang tersebar di 6 koridor yang ada.

Dengan rincian, 18 unit di K1B (Sentral Parkir Kuta - Terminal Pesiapan Tabanan PP), 18 unit di K2B (Terminal Ubung - Bandara PP), 12 unit di K3B (Terminal Ubung - Sanur PP), 17 unit di K4B (Terminal Ubung - Sentral Parkir Monkey Forest PP), 17 unit di K5B (Sentral Parkir Kuta - Politeknik Negeri Bali - Titi Banda PP), dan 13 unit di K6B (Sentral Parkir Kuta - Bandara - Sentral Parkir Nusa Dua PP).

Editor : Nyoman Suarna
#Dirut #PT Satria Trans Jaya #Trans Metro Dewata #beroperasi