BALIEXPRESS.ID - Upaya mengurai kemacetan di kawasan wisata kembali digencarkan jajaran Polsek Ubud dengan menggelar penertiban parkir liar di sejumlah ruas jalan strategis Ubud, Selasa (3/3). Langkah ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kepadatan arus lalu lintas dalam beberapa waktu terakhir.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolsek Ubud, Kompol I Wayan Antariksawan, S.H., M.H., dengan melibatkan tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian, Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar, serta Pecalang Desa Adat Padangtegal. " Sinergi lintas instansi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menata kawasan pariwisata agar tetap tertib dan nyaman, " tegasnya.
Baca Juga: Kapolres Gianyar Tinjau Langsung Kesiapan Dapur SPPG Tampaksiring, Pastikan Menu Bergizi untuk Siswa
Penertiban difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan seperti Jalan Tjokorda Sudarsana, Jalan Raya Hanoman, Jalan Raya Monkey Forest, Jalan Sweta, dan Jalan Dewi Sita. Kawasan tersebut selama ini kerap dipadati kendaraan yang parkir di badan jalan sehingga mempersempit ruang gerak kendaraan lain.
Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan humanis. "Pengendara yang kedapatan memarkir kendaraan sembarangan diberikan imbauan dan diarahkan menuju kantong-kantong parkir resmi seperti Lapangan Astina Ubud, Central Parkir Monkey Forest, Central Parkir Batu Karu, serta area parkir Dalem Puri Ubud, " imbuhnya.
Namun bagi pelanggar yang tidak mengindahkan peringatan, petugas tetap mengambil langkah tegas berupa pemasangan stiker pelanggaran parkir. Penindakan ini dilakukan sebagai efek jera agar kesadaran tertib berlalu lintas semakin meningkat.
Penertiban parkir liar ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan menjaga kelancaran arus lalu lintas di Ubud, terlebih pasca meningkatnya aktivitas masyarakat. Hasilnya mulai terlihat. Jalur-jalur yang sebelumnya dipenuhi kendaraan parkir sembarangan kini tampak lebih tertib dan arus lalu lintas terpantau kembali lancar. *
Editor : Putu Agus Adegrantika